Pelari Tak Biasa: Bertubuh Gemuk Hingga Tak Pakai Pembalut Meski Haid

Pelari Tak Biasa: Bertubuh Gemuk Hingga Tak Pakai Pembalut Meski Haid

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Sabtu, 24 Okt 2015 16:03 WIB
Pelari Tak Biasa: Bertubuh Gemuk Hingga Tak Pakai Pembalut Meski Haid
Foto: thinkstock
Jakarta - Bagi sebagian besar orang, lari bisa jadi pilihan olahraga untuk menjaga kesehatan. Tapi bagi orang-orang tertentu, lari tak hanya sekadar kegiatan menggerakkan tubuh demi menjaga kebugaran.

Sebab, bagi orang-orang berikut ini, lari dilakukannya karena sebab dan cara yang tak biasa. Siapa saja mereka? berikut rangkumannya seperti ditulis detikHealth pada Sabtu (24/10/2015).

Baca juga: Metode 'PRINCE', Pertolongan Pertama untuk Atasi Cedera Saat Olahraga

1. Lari 5.070 km karena terinspirasi film

Foto: Reuters
Barclay Oudersluys (23) dari Birmingham sudah pernah menyelesaikan lari maraton. Tapi ia kurang puas. Ouderslyus lantas teringat pada adegan dalam film Forrest Gump di mana aktor Tom Hanks menginspirasi orang-orang dengan berlari melintasi negeri.

Sama seperti di film Oudersluys berencana berlari mulai dari pelabuhan Santa Monica, California, hingga Mercusuar Marshall Point di Maine. Total jarak yang harus ia tempuh sekitar 5.070 km. Oudersluys sudah melakukan perjalanannya sejak 9 Mei 2015 sampai bulan Agustus 2015. Tiap pukul 6 pagi ia mulai berlari dan dalam sehari ia bisa menempuh 48 sampai 53 km.

2. Pelari bertubuh gemuk

Foto: fatgirlrunning-fatrunner.blogspot.co.uk
Sejak remaja, Mirna Valerio memiliki tubuh yang gemuk. Meskipun ia kerap diejek teman-temannya dan menjadi anak yang pemalu, tapi Mirna ingin menunjukkan kemampuannya. Ya, dengan lari ia juga ingin membuktikan bahwa orang gemuk pun bisa melakukan hal itu.

Wanita 39 tahun yang juga mendapat julukan 'Fat Girl Running' ini akan berlari sejauh 40 km setiap minggunya. Namun, jika ia harus berlatih untuk kegiatan ultramaraton, jarak tempuh lari Mirna bisa lebih jauh. Baru-baru ini, Mirna sukses menyelesaikan kegiatan lari sejauh 49 km di Georgia.

"Saya hanya ingin membuktikan bahwa memiliki tubuh gemuk bukan hambatan untuk menjadi bugar. Apakah Anda kurus, gemuk, atau apapun, berlarilah dan berolahragalah," tutur Mirna.

3. Sembuh dari kecanduan narkoba

Foto: Dirty Diva
Selama bertahun-tahun, Catra Corbett kecanduan alkohol dan meth (methamphetamine-red). Hingga suatu malam, ia harus dipenjara akibat tertangkap basah sedang menjual meth. Sejak muda, wanita berambut merah terang ini memang sudah hobi lari. Bahkan sampai saat ini, ia sudah melakukan lebih dari 250 ultra-marathon dengan jarak 42 km per sesi.

Corbett juga menjadi satu dari empat orang di dunia yang sudah lebih dari 100 kali berlari dengan jarak 160 km. Ia mengatakan hanya ingin kecanduan baru dan lari jatuh menjadi pilihannya.  Pengalaman unik dimiliki Corbett setelah ia bebas dari penjara, di mana untuk menjajal kegiatan lari, ia mengajak sang anjing Truman untuk lari sejauh 50 km. Bak memotivasi si pemilik, Truman ternyata sukses menemani Corbett lari sejauh 50 km.

Kini, Corbett rutin berlari sejauh 130 km seminggu. Sejak tahun 1996, total ia sudah berlari sejauh 128.000 km. Tepat di ulang tahunnya yang ke-50, ia sudah berlari selama 50 jam. Bahkan, ia memiliki 50 tato di mana untuk membuatnya butuh waktu lebih dari 50 jam.

4. Ikut lari maraton tanpa pembalut meski sedang haid

Foto: kirangandhi
Kiran Gandhi (26) membiarkan darah menstruasinya mengalir saat mengikuti lari maraton 42 kilometer (km). Hal ini ia lakukan untuk meningkatkan kesadaran masih banyak orang kesulitan mendapatkan produk wanita dan mendorong wanita untuk bangga terhadap menstruasinya.

Menurut Kiran, wanita harusnya menerima dengan lapang waktu datang bulan daripada bersembunyi karena rasa malu.

Setelah mengikuti perlombaan, dengan bangga Kiran berfoto bersama dengan teman-teman dan keluarganya sambil mengenakan celana yang terlihat jelas bercak darahnya.

Halaman 2 dari 5
Barclay Oudersluys (23) dari Birmingham sudah pernah menyelesaikan lari maraton. Tapi ia kurang puas. Ouderslyus lantas teringat pada adegan dalam film Forrest Gump di mana aktor Tom Hanks menginspirasi orang-orang dengan berlari melintasi negeri.

Sama seperti di film Oudersluys berencana berlari mulai dari pelabuhan Santa Monica, California, hingga Mercusuar Marshall Point di Maine. Total jarak yang harus ia tempuh sekitar 5.070 km. Oudersluys sudah melakukan perjalanannya sejak 9 Mei 2015 sampai bulan Agustus 2015. Tiap pukul 6 pagi ia mulai berlari dan dalam sehari ia bisa menempuh 48 sampai 53 km.

Sejak remaja, Mirna Valerio memiliki tubuh yang gemuk. Meskipun ia kerap diejek teman-temannya dan menjadi anak yang pemalu, tapi Mirna ingin menunjukkan kemampuannya. Ya, dengan lari ia juga ingin membuktikan bahwa orang gemuk pun bisa melakukan hal itu.

Wanita 39 tahun yang juga mendapat julukan 'Fat Girl Running' ini akan berlari sejauh 40 km setiap minggunya. Namun, jika ia harus berlatih untuk kegiatan ultramaraton, jarak tempuh lari Mirna bisa lebih jauh. Baru-baru ini, Mirna sukses menyelesaikan kegiatan lari sejauh 49 km di Georgia.

"Saya hanya ingin membuktikan bahwa memiliki tubuh gemuk bukan hambatan untuk menjadi bugar. Apakah Anda kurus, gemuk, atau apapun, berlarilah dan berolahragalah," tutur Mirna.

Selama bertahun-tahun, Catra Corbett kecanduan alkohol dan meth (methamphetamine-red). Hingga suatu malam, ia harus dipenjara akibat tertangkap basah sedang menjual meth. Sejak muda, wanita berambut merah terang ini memang sudah hobi lari. Bahkan sampai saat ini, ia sudah melakukan lebih dari 250 ultra-marathon dengan jarak 42 km per sesi.

Corbett juga menjadi satu dari empat orang di dunia yang sudah lebih dari 100 kali berlari dengan jarak 160 km. Ia mengatakan hanya ingin kecanduan baru dan lari jatuh menjadi pilihannya.  Pengalaman unik dimiliki Corbett setelah ia bebas dari penjara, di mana untuk menjajal kegiatan lari, ia mengajak sang anjing Truman untuk lari sejauh 50 km. Bak memotivasi si pemilik, Truman ternyata sukses menemani Corbett lari sejauh 50 km.

Kini, Corbett rutin berlari sejauh 130 km seminggu. Sejak tahun 1996, total ia sudah berlari sejauh 128.000 km. Tepat di ulang tahunnya yang ke-50, ia sudah berlari selama 50 jam. Bahkan, ia memiliki 50 tato di mana untuk membuatnya butuh waktu lebih dari 50 jam.

Kiran Gandhi (26) membiarkan darah menstruasinya mengalir saat mengikuti lari maraton 42 kilometer (km). Hal ini ia lakukan untuk meningkatkan kesadaran masih banyak orang kesulitan mendapatkan produk wanita dan mendorong wanita untuk bangga terhadap menstruasinya.

Menurut Kiran, wanita harusnya menerima dengan lapang waktu datang bulan daripada bersembunyi karena rasa malu.

Setelah mengikuti perlombaan, dengan bangga Kiran berfoto bersama dengan teman-teman dan keluarganya sambil mengenakan celana yang terlihat jelas bercak darahnya.

(rdn/vit)

Berita Terkait