Saat ini masih banyak pasien diabetes yang belum mencapai hasil optimal sehingga mengalami komplikasi yang berujung kepada penurunan kualitas hidupnya. Berikut ini cara mudah untuk mengontrol kadar gula tubuh, seperti dirangkum detikHealth dan ditulis pada Kamis (4/11/2015):
Baca Juga: Diabetes Bukan Tak Boleh Makan Enak, Cukup Atur Pola Makan
1. Edukasi Tentang Diabetes
|
Foto: thinkstock
|
"Kunci utamanya adalah perawatan keseharian (daily care) pasien. Oleh karena itu, pasien diabetes perlu mendapat diabetes self-management education (DSME) dan diabetes self-management support (DSMS). Tujuannya adalah mendukung penderita dalam mengambil keputusan, berperilaku peduli terhadap diri sendiri (self-care), memecahkan masalah, dan berkolaborasi aktif dengan tim tenaga kerja demi tercapainya perbaikan klinis, status kesehatan, dan kualitas hidup," ujar dr Wismandari Wisnu, Sp. PD-KEMD, Staf Divisi Metabolik Endokrin FKUI/RSCM dalam acara 'Metode Terapi Diabetes Masa Depan dalam Penanganan dan Pencegahan Diabetes' yang digelar Divisi Metabolik Endokrin RSCM dan Accu-Chek di Hotel JW Marriot, Jl Dr Ide Anak Agung Gde Agung,Mega Kuningan, Jakarta Selatan.
2. Rajin Olahraga
|
Foto: Thinkstock
|
Untuk Anda yang menginginkan olahraga tetapi tidak memiliki waktu, cukup dengan melakukan olahraga 3-4 kali dalam seminggu selama 30 menit untuk mendapat hasil yang optimal.
Baca Juga: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Olahraga
3. Pengatur Pola Makan
|
Foto: thinkstock
|
Sangat disarankan untuk mulai mengatur pola makan sesuai kebutuhan kalori dan gizi yang seimbang. Salah satu makanan yang dianjurkan adalah kayu manis karena kayu manis kaya akan kromium yang merupakan mineral yang meningkatkan efek insulin. Selain itu, kayu manis juga mengandung polifenol, antioksidan pelawan radikal bebas dan mampu menurunkan inflamasi, sehingga menjaga Anda dari diabetes dan penyakit jantung.
4. Aturan Minum Obat Penurun Gula Darah
|
Foto: REUTERS/Srdjan Zivulovic/
|
Cara ini mungkin tidak akan bekerja secara afektif apabila Anda mengonsumsi obat penurun gula darah tetapi tidak menjaga pola makan dan gaya hidup. Karena walaupun rajin mengkonsumsi obat-obatan tetapi tidak mengurangi jumlah gula yang dikonsumsi pada tubuh Anda, akibatnya kadar gula tetap tidak akan stabil.
5. Rajin Pemeriksa Gula Darah
|
Foto: Thinkstock/
|
"Selain itu juga dapat membantu para pasien dalam menyesuaian asupan makanan, aktivitas fisik, dan dosis obat dalam mencapai kontrol glikemik," ujar dr Wismandari.
Idealnya pemeriksaan gula darah dilakukan di laboratorium sebanyak 2 kali yakni setelah berpuasa 8 jam dan sesudah makan. Namun pemeriksaan juga bisa dilakukan sendiri di rumah dengan alat-alat yang banyak dijual di pasaran dengan diambil kadar rata-rata.
Halaman 2 dari 6











































