"Banyak provider kesehatan yang kewalahan menghadapi pasien diabetes. Ini dikarenakan masih banyak yang tidak mengikuti saran yang diberikan oleh dokter," ujar dr Wismandari Wisnu, Sp.PD-KEMD dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dalam diskusi media di Hotel JW Marriot, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, dan ditulis pada Kamis (5/11/2015).
Baca Juga: 5 Cara Mudah Kontrol Kadar Gula Darah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam sesi konsultasi, materi yang dapat disampaikan kepada pasien mencakup nutrisi, aktivitas fisik, terapi farmakologi, pemantauan kadar glukosa darah, dan manajemen psikososial," lanjur dr Wismandari.
Dalam pemantauan kadar glukosa darah yang dilakukan secara struktur di rumah dapat membantu pasien dalam menyesuaikan asupan makan, aktivitas fisik, dan dosis obat/insulin dalam mencapai kontrol glukosa darah sehari-hari.Maka dengan mengontrol gula darah tidak hanya dapat memperbaiki kualitas hidup pasien tetapi juga dapat mengurangi biaya pengobatan penyakit diabetes.
Baca Juga: Pare, 'si Pahit' Penangkal Kencing Manis
Diabetes sendiri merupakan kondisi di mana pankreas tidak dapat memproduksi insulin sendiri atau tidak mampu lagi menggunakan insulin yang ada di tubuh. Insulin digunakan untuk mengubah glukosa menjadi energi. Akibatnya apabila menderita diabetes akan memiliki risiko terkena beberapa komplikasi penyakit seperti penyakit jantung, gangguan penglihatan, gangguan ginjal, dan gangguan syaraf.
(up/up)











































