Di California, 2 Jenis Kepiting Ini Bisa Bahayakan Kesehatan

Di California, 2 Jenis Kepiting Ini Bisa Bahayakan Kesehatan

Sharon Natalia - detikHealth
Jumat, 06 Nov 2015 10:30 WIB
Di California, 2 Jenis Kepiting Ini Bisa Bahayakan Kesehatan
Foto: thinkstock
California - Kepiting, siapa yang tidak suka mengonsumsi salah satu hewan laut ini? Banyak manfaat yang didapat jika mengonsumsi kepiting. Sebab, binatang laut bercapi itu dikenal mengandung protein tinggi yang berperan dalam pembentukan sel organ dan otot, pembentukan hormon, perbaikan sel yang rusak, bahkan dapat membentuk sistem kekebalan tubuh.

Tapi, baru-baru ini pejabat kesehatan di California mengeluarkan peringatan agar masyarakat menghindari konsumsi kepiting Dungeness dan Rock yang mengandung neurotoxin tingkat berbahaya. Demikian dikutip dari CNN dan ditulis pada Jumat (6/11/2015).

California Department of Public Health mengatakan bahwa tingkat asam domoic yang tinggi telah ditemukan pada kepiting di perbatasan Oregon dan garis selatan Santa Barbara County.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepiting ini memiliki risiko yang signifikan untuk siapapun jika dikonsumsi karena tingkat asam domoic tinggi yang dikandungnya," kata salah satu perwakilan California Department of Public Health.

Menurut pernyataan dari Department of Fish and Wildlife, asam domoic merupakan racun alami yang dihasilkan dari beberapa spesies Pseudo-Nitzschia diatom laut. Perkembangan besar Pseudo-Nitzschia disebabkan oleh suhu air hangat terkait dengan peristiwa El Nino yang menyebabkan tingginya tingkat asam.

Baca juga: Benarkah Minum Jeruk Setelah Makan Udang Bisa Bikin Keracunan?

Hewan laut seperti kepiting yang menyaring makanan melalui air laut dapat menumpuk racun dalam tubuh mereka. Sedangkan racun yang tidak bewarna dan tidak berbau, meski tidak membahayakan binatang yang mengonsumsinya, tapi bisa berdampak pada orang yang mengonsumsinya.

Sayangnya, membersihkan atau memasak hewan tersebut belum menjamin ampuh menyingkirkan dan menghilangkan asam berbahaya yang terkandung di dalamnya.

"Gejala keracunan asam domoic biasanya dimulai dalam waktu 30 menit sampai 24 jam setelah mengonsumsi hewan tersebut. Biasanya konsumen akan muntah, diare, mengalami kram perut, sakit kepala, pusing dan kebingungan," lanjut perwakilan dari California Department of Public Health.

Pada kasus yang berat, gejala dapat mencakup kesulitan bernapas, kejang-kejang, koma, dan bahkan berakibat kematian. Beberapa orang yang selamat dari kasus keracunan asam domoic yang parah diketahui mengalami kehilangan memori jangka pendek permanen.

Baca juga: Ini Alasan Digunakannya Ekstrak Darah Kepiting Saat Uji Coba Obat (rdn/up)

Berita Terkait