Dikutip dari BBC, Jumat (6/11/2015), prosopagnosia adalah keadaan di mana seseorang tidak dapat mengenali wajah-wajah orang lain. Dalam kasus tertentu, bahkan pasien prosopagnosia tidak dapat mengenali wajah anggota keluarganya atau teman terdekatnya sendiri.
The Prosopagnosia Research Center mengungkapkan sebagian orang yang mengalami kondisi ini juga gagal untuk mengelompokkan benda, mobil dan binatang. Gejala lain dari prosopagnosia adalah ketidakmampuan untuk mengali usia, jenis kelamin dan ekspresi-ekspresi emosional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa peneliti dari berbagai universitas di London membuat sebuah kuis yang disebut dengan 'Trouble With Faces Quiz'. Tes ini diklaim dapat menilai keberadaan dan tingkat keparahan sifat prosopagnosia.
Kuis tersebut berisikan 20 pernyataan. Anda diminta untuk memberikan skor terhadap pernyataan yang ada menggunakan skor antara 1-5, sesuai kondisi yang dialami. Nantinya semua angka jawaban dijumlahkan untuk kemudian dianalisis.
Jenis pernyataan yang diajukan antara lain:
1. Ketika saya masih sekolah, saya berjuang untuk mengenali teman sekelas saya.
2. Kecemasan tentang pengenalan wajah telah menyebabkan saya menghindari situasi sosial atau kegiatan tertentu.
3. Saya merasa sering menyinggung orang karena tidak mengenali siapa mereka.
Baca juga: Dikira Sombong, Brad Pitt Idap Penyakit Langka Sulit Kenali Wajah
Prosopagnosia masih sangat rumit untuk didiagnosis, maka dari itu para peneliti membuat tes ini untuk membantu penelitian.
Orang dengan prosopagnosia biasanya mengandalkan hal-hal yang tidak berhubungan dengan wajah, seperti gaya rambut, pakaian, suara dan ciri khas tertentu untuk membantu mereka mengenali orang.
Beberapa orang tidak sadar ketika mengalami prosopagnosia, mereka menyangka kalau mereka hanya lemah dalam mengenali dan mengingat wajah. Tapi prosopagnosia sama sekali tidak berhubungan kecerdasan dan kemampuan untuk mengingat.
"Saya bekerja di rumah sakit di mana terdapat banyak sekali pekerja dan saya berulang kali memperkenalkan diri saya kepada rekan-rekan yang sebenarnya sudah pernah beberapa kali bekerja bersama. Saya juga mengalami masalah untuk mengenali tetangga saya sendiri padahal kami sudah tinggal bersebelahan selama delapan tahun," jelas seorang pasien prosopagnosia.
"Terkadang tetangga saya memakai pakaian yang berbeda, gaya rambut yang berbeda, dan warna rambutnya berbeda. Ketika saya berusaha untuk mengenali orang, saya akan menggunakan petunjuk teknis seperti pakaian, gaya rambut, luka, kacamata dan dialek yang digunakannya," lanjutnya.
Baca juga: 'Buta Wajah', Pria Ini Tak Bisa Mengenali Wajah Orang Lain
Jika Anda berminat untuk mengikuti tes-nya bisa dilakukan di sini.
(vit/vit)











































