Bau busuk yang tercium saat seseorang mengeluarkan gas pencernaan berasal dari gas hidrogen sulfida (H2S). Gas ini dihasilkan oleh mikroba dalam usus yang mengurai bahan-bahan organik sisa pencernaan.
Dalam jumlah besar, gas yang tidak berwarna ini mudah terbakar dan bersifat racun. Namun sejumlah penelitian membuktikan bahwa H2S dalam dosis tertentu punya beragam manfaat bagi kesehatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Mengatasi radang persendian
Sejumlah peneliti dari Peninsula Medical School membuktikan ada hubungan yang erat antara gas H2S dengan radang persendian. Diyakini, gas yang juga terkandung dalam cairan sendi tersebut membentuk perlindungan alami terhadap radang.
Baca juga: Bau Telur Busuk Bisa Atasi Radang Persendian
2. Mengobati impotensi
Sebuah penelitian di jurnal Sexual Medicine membuktikan bahwa suntikan gas H2S memberikan efek pelebaran pembuluh darah, yang bisa membangkitkan ereksi pada penderita impotensi. Para ilmuwan dari University Hospital of Singapore yang menelitinya meyakini, efeknya sama seperti Viagra (Sildenafil).
Baca juga: Penelitian: Kentut Bisa Jadi Obat Impoten
3. Anti Hipertensi
Penelitian pada tikus menunjukkan bahwa gas H2S punya efek menurunkan tekanan darah. Namun demikian, para ilmuwan dari Southeast University, Nanjing, China yang melakukan penelitian ini masih kesulitan mencari dosis yang tepat pada manusia karena gas ini punya efek negatif di bagian tubuh yang lain.
Baca juga: Studi: Makan Kentut Bisa Bantu Turunkan Tekanan Darah
(up/lll)











































