Minggu, 15 Nov 2015 15:05 WIB

Gara-gara Barang Diskonan, Istri Tak Sengaja Patahkan Mr P Suami

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Chongqing - Tanggal 11 November merupakan hari yang istimewa di China. Hari itu dikenal sebagai Single's Day atau hari raya khusus untuk para jomblo. Mereka merayakannya dengan berbelanja kado untuk diri sendiri. Oleh karenanya, di hari itu semua pusat perbelanjaan dan situs online shopping di China akan menghujani pelanggannya dengan diskon besar-besaran.

Namun siapa sangka, di hari yang seharusnya membahagiakan itu, seorang pria asal Chongqing, Provinsi Sichuan justru mengalami insiden yang mengerikan.

Malam itu, ia sedang berhubungan intim dengan sang istri. Tak berapa lama alarm ponsel istrinya menyala. Rupanya, sang istri sengaja memasang alarm di tengah malam karena harus menawar barang dengan harga miring di sebuah toko online, mengingat hari itu adalah Single's Day.

Mendengar alarmnya berbunyi, sang istri dengan spontan menyambar ponselnya yang berada di meja samping tempat tidur mereka. Padahal posisi wanita itu tengah berada di atas tubuh suaminya.

Ia baru menyadari telah terjadi hal yang salah ketika tiba-tiba mendengar suara teriakan dari sang suami. Ketika diperiksa, keduanya tidak menemukan tanda-tanda kerusakan pada kemaluan sang suami.

Baca juga: Krek! Alex Dengar Kemaluannya Patah saat Bercinta

Hanya saja keesokan paginya mereka melihat jika kemaluan suaminya membengkak dan berubah warna menjadi keungu-unguan. Mereka pun segera bergegas ke sebuah rumah sakit di Chongqing untuk memeriksakan diri.

Menurut dokter, salah satu bagian penis sang suami, yaitu bagian Corpora cavernosa-nya pecah. Demikian seperti dikutip dari Shanghaiist, Minggu (15/1/2015).

Untungnya hal itu bisa tertangani dengan tindakan operasi, dan operasinya pun berhasil sehingga tidak meninggalkan kerusakan permanen pada alat vital pria ini.

Baca juga: Parah! Gara-gara 'Selip' Saat Bercinta, Pria Ini Alami Patah Kemaluan

Sebuah riset yang pernah dipublikasikan dalam jurnal Advances of Urology membuktikan bahwa posisi woman on top memang sangat rentan mengakibatkan cedera pada Mr P. Angkanya bahkan mencapai 50 persen. Hal ini dikarenakan posisi seks tersebut memungkinkan istri untuk memegang kendali saat berhubungan.

"Saat perempuan berada di atas, dia biasanya mengontrol gerakan dengan berat badannya, lalu mendaratkan badannya pada penis yang sedang ereksi," tulis peneliti.

Padahal saat mendaratkan badannya itulah, risiko cedera pada penis menjadi tinggi. Bahkan sedikit saja tidak berhati-hati saat mendaratkan tubuh sudah bisa mengakibatkan penis tertekuk, lalu memicu kerusakan jaringan, atau yang biasa disebut orang awam sebagai penis patah. (lll/vit)
News Feed