Studi: Rasa Vanila Bisa Ubah Suasana Hati Jadi Senang

Studi: Rasa Vanila Bisa Ubah Suasana Hati Jadi Senang

Firdaus Anwar - detikHealth
Senin, 16 Nov 2015 12:04 WIB
Studi: Rasa Vanila Bisa Ubah Suasana Hati Jadi Senang
Foto: thinkstock
Jakarta - Ada banyak perasa yang biasanya dipakai dalam makanan dan setiap orang punya favoritnya masing-masing. Terkait hal tersebut tahukah Anda bahwa di antara rasa yang ada, vanilla adalah jenis rasa yang banyak memicu reaksi baik untuk emosi?

Dalam misi mencari metode sederhana mengukur reaksi emosi tim peneliti dari Belanda, Austria, dan Finlandia mencoba empat teknik berbeda mulai. Dari teknik-teknik tersebut peneliti ingin tahu emosi apa yang muncul ketika orang-orang mengonsumsi empat jenis makanan yoghurt yang berbeda.

Menggunakan tiga kelompok yang terdari dari 24 orang, peneliti memberikan  beragam jenis yoghurt dari merek yang sama namun rasa dan kandungan lemak yang berbeda. Hasil menunjukkan keterkenalan merek yoghurt tak berarti apa-apa terhadap responden namun rasa di lain sisi beda cerita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Tips Hadapi Gangguan Indra Perasa Pasca Kemoterapi

Pada yoghurt rasa strawberry dan nanas tak ada reaksi emosi yang signifikan pada peserta. Namun ketika diberikan rasa yang sama namun kali ini lebih rendah lemak, ada reaksi positif. Rasa vanilla disebut peneliti memberikan reaksi emosi positif yang paling kuat.

"Kami terkejut ketika mengukur emosi, kami bisa mendapatkan informasi tertang produk independen dari rasa kesukaan orang tersebut. Informasi semacam ini penting karena bisa menjadi sumber informasi bagaimana kita konsumen secara tak sadar merespon produk," ujar pemimpin studi Dr Jozina Mojet dari Food & Biobased Research, Belanda, dalam keterangan pers dikutip dari Sciencedaily pada Senin (16/11/2015).

Bagaimana bisa rasa-rasa tersebut memengaruhi emosi? Peneliti mengatakan semua tergantung dari apakah seseorang terkejut atau kecewa ketika mencicipi yoghurt. Rasa vanilla dalam hal ini paling bisa membuat terkejut orang-orang.

Studi Mojet yang telah dipublikasi di Food Research International ini semakin menguatkan studi sebelumnya yang menyarankan aroma ringan vanilla untuk bisa digunakan di rumah sakit. Harapannya hal tersebut dapat membuat pasien lebih rileks dan mengurangi ketegangan antara dokter dan pasien.

Baca juga: 10 Cara untuk Mempertajam Indra Perasa (fds/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads