Tumbuh Rambut di Sekitar Puting dan Pusar, Berbahaya atau Tidak?

Tumbuh Rambut di Sekitar Puting dan Pusar, Berbahaya atau Tidak?

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Kamis, 19 Nov 2015 09:03 WIB
Tumbuh Rambut di Sekitar Puting dan Pusar, Berbahaya atau Tidak?
Foto: thinkstock
Jakarta - Bagian tubuh seperti kaki, tangan, kepala, bahkan dada lumrah ditumbuhi rambut, termasuk rambut halus. Namun, bagaimana jika ada rambut halus di area yang cenderung tertutup seperti pusar dan puting?

Dikatakan dermatolog di New York, Lance Brown, MD, ketika tumbuh rambut halus di puting, daun telinga, bahkan puting, Anda tidak perlu panik. Sebab, pada dasarnya tubuh memiliki folikel rambut dan kelenjar minyak di seluruh tubuh, termasuk sekitar puting. Sehingga, potensi untuk tumbuh rambut di puting juga bisa terjadi.

"Sekitar 50 juta folikel rambut ada di tubuh kita dan hanya seperlima yang ada di kulit kepala. Sehingga, banyak area pada tubuh yang berpoteni ditumbuhi rambut halus," tutur Brown seperti dikutip dari Women's Health pada Kamis (19/11/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada puting, rambut halus biasa tumbuh di luar atau tepat di aerola. Di telinga, rambut halus bisa tumbuh di daun telinga atau bahkan area tempat memasang anting. Tak hanya itu, Anda juga bisa menemukan rambut halus tumbuh di pusar. Bahkan, beberapa orang memiliki rambut di sekitar dagunya.

Baca juga: Rambut Dikepang Bisa Menyebabkan Rontok Permanen

Brown menjelaskan penyebab tumbuhnya rambut halus yakni fluktuasi hormonal seperti kondisi saat wanita hamil atau menopause. Obat-obatan tertentu juga bisa memicu pertumbuhan rambut. Namun, Brown mengingatkan jika terlalu banyak rambut yang tumbuh, bisa jadi Anda mengalami hirsutisme yakni kondisi yang menyebabkan rambut kasar tumbuh berlebihan pada wanita.

Hirsutisme ini bisa terjadi karena faktor genetik atau kondisi lain yang lebih serius yaitu polycystic ovary syndrome (PCOS) meskipun PCOS relatif jarang terjadi dan memengaruhi 5-10 persen wanita di seluruh dunia. Lantas, bagaimana untuk mengatasinya?

"Jika Anda merasa terganggu, mungkin mencabutnya dengan pinset bisa menjadi pilihan untuk rambut yang tumbuh di area yang tidak berbahaya. Di area yang mudah dijangkau, waxing atau penggunaan alat cukur juga bisa menjadi pilihan. Atau, jika ingin lebih awet, Anda bisa melakukan laser hair removal," kata Brown memberi saran.

Baca juga: Inilah Agustina Dorman, Wanita Berjenggot & Berkumis Asal Teluk Bintan (rdn/vit)

Berita Terkait