ADVERTISEMENT

Selasa, 24 Nov 2015 16:02 WIB

Mengatasi Nyeri Punggung Saat Menstruasi

Martha Heriniazwi Dianthi - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Beberapa perempuan mengalami nyeri pinggang saat menstruasi. Kadang kondisi ini cukup mengganggu.Bagaimana mengatasinya?

dr Mahdian Nur Nasution, SpBS dari Klinik Nyeri dan Tulang Belakang mengatakan nyeri saat menstruasi termasuk kategori ringan. Jika kondisi ini sudah benar-benar mengganggu, untuk meredakannya bisa dilakukan dengan mengonsumsi parasetamol.

"Nyeri saat datang bulan termasuk nyeri ringan. Maka cukup dengan memberikan parasetamol yang aman digunakaan siapapun," ujar dr Mahdian, ditemui dalam acara media visit di Klinik Nyeri dan Tulang Belakang, Jl Warung Buncit, Jakarta, Selasa(24/11/2010).

Baca Juga: Punggung Sering Nyeri Usai Melahirkan? Coba Redakan dengan Cara Alami Ini

Menurut dr Mahdian, 90 persen wanita yang mengalami nyeri punggung saat datang bulan dapat sembuh hanya dengan mengkonsumsi parasetamol. Namun, apabila masih terasa sakit disarankan untuk segera memeriksakan kondisinya ke dokter.

"Untuk pengobatan nyeri ada tingkatannya. Kalau nyeri ringan bisa dengan mengkonsumsi parasetamol saja. Namun jika masih sakit bisa dengan obat  yang dianjurkan oleh dokter atau dengan melakukan terapi," lanjut dr Mahdian.

Apabila telah melakukan berbagai macam cara tetapi nyeri pada punggung tidak hilang, maka tindakan yang bisa dilakukan adalah denga operasi. Meskipun begitu, tindakan operasi baru bisa dilakukan jika memang sudah parah dan tidak bisa disembuhkan dengan konsumsi obat.

Baca Juga: Sering Nyeri Pinggang? Bisa Jadi Gejala Batu Ginjal

Seperti diketahui, premenstrual syndrome (PMS) sering dialami perempuan yang dirasakan sebelum menstruasi datang hingga beberapa hari ke depan. Keluhan yang paling umum adalah nyeri di payudara, sakit kepala, sakit punggung dan pinggang, perut kembung, nafsu makan meningkat, jerawat, suasana hati yang berubah dan mudah stres.

Jika gejala yang muncul sampai mengganggu aktivitas sehari-hari maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter. PMS bisa dikurangi dengan mengonsumsi makanan yang sehat, minum banyak air, mengurangi rokok dan alkohol, olahraga, relaksasi dan berendam di air hangat.

(vit/vit)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT