Agar Lebih Mudah Terlelap, Coba Gosok Gigi dengan Keadaan Lampu Redup

Agar Lebih Mudah Terlelap, Coba Gosok Gigi dengan Keadaan Lampu Redup

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Rabu, 25 Nov 2015 20:01 WIB
Agar Lebih Mudah Terlelap, Coba Gosok Gigi dengan Keadaan Lampu Redup
Foto: thinkstock
Jakarta - Salah satu problem di malam hari yakni ketika tubuh sudah hendak istirahat yakni mata yang justru tak bisa terpejam. Nah, seorang neuroscientist menyarankan Anda untuk menggosok gigi sebelum tidur dalam keadaan gelap agar mata lebih mudah terpejam.

Profesor ilmu saraf sirkadian di Oxford University, Russell Foster mengatakan lampu neon yang menyala di kamar mandi justru bisa 'membangunkan' tubuh. Menurutnya, sering kali seseorang akan meredupkan lampu di kamarnya sebelum beranjak tidur. Tapi, saat tiba waktu menyikat gigi, mereka justru menyalakan lamu kamar mandi dengan terang.

"Manusia memiliki ritme sirkadian yang utamanya dipengaruhi oleh intensitas cahaya. Itulah mengapa tubuh kita tahu kapan harus tidur dan bangun, kapan melepaskan hormon, mengatur suhu tubuh, dan kapan melakukan fungsi penting lainnya," tutur Foster seperti dikutip dari Telegraph pada Rabu (25/11/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, ketika tubuh sudah siap untuk tidur dengan cahaya yang temaram tapi kemudian berpindah ke area dengan sinar terang, secara otomatis tubuh berubah menjadi terjaga. Untuk itu, Foster menyarankan tidak perlu menyalakan lampu kamar mandi jika memang dari ruangan lain bisa didapat sumber cahaya sehingga kamar mandi tidak gelap gulita dan kondisinya temaram.

Baca juga: Hindari 5 Asupan Ini Jika Tak Ingin Sulit Tidur di Malam Hari

Atau minimal, Anda bisa mengatur supaya lampu kamar mandi tidak lebih terang dari lampu kamar tidur yang sudah diredupkan. Jika tidak, Anda bisa mengubah pola di mana pastikan dulu sudah menyikat gigi sebelum beranjak ke tempat tidur. Namun, perlu diingat pula ketika hendak memejamkan mata, jauhkan serta matikan peralatan elektronik yang bisa memancarkan sinar biru dan menghambat proses tidur.

"Kita memiliki jam tubuh yang berkaitan dengan otak dan setiap sel memiliki jam tubuhnya sendiri dengan kapasitas yang lebih kecil. Jam tubuh dari masing-masing sel pun seperti konduktor yang bisa mengirim sinyal agar tubuh beristirahat," kata Foster.

Lebih lanjut, Foster mengingatkan bahwa mendapat tidur cukup sangat penting untuk memperbaiki jaringan tubuh, meningkatkan kemampuan kognitif, menambah imunitas, serta mengurangi risiko obesitas, kanker, dan gangguan mental.

"Tidur adalah satu-satunya perilaku paling penting yang kita lakukan karena sepanjang hidup, 36 persen waktu akan dihabiskan untuk tidur," ungkap Foster.

Baca juga: Ini Alasannya Mengapa Sikat Gigi Sebelum Tidur Tak Boleh Dilewatkan



(rdn/up)

Berita Terkait