Bulan lalu, Emma tidak datang bulan. Ia lantas melakukan tes kehamilan dan tertegun mendapati hasilnya positif. Setelah pergi ke dokter umum, ia dirujuk ke Queen's Hospital untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Sebab, saat itu dokter mengatakan Emma tengah hamil sembilan minggu dan dia bisa berisiko mengalami keguguran.
Tapi, esok harinya, kabar mengejutkan datang dari bidan di RS tempat Emma dirujuk. Si bidan mengatakan bahwa Emma sedang hamil 35 minggu. Ibu empat anak itu lantas dibawa ke ruang bersalin dan dia sudah mengalami pembukaan. Empat puluh menit kemudian, Emma berhasil melahirkan bayi laki-laki yang diberi mana Frankie dengan berat 2,7 kg dan dalam kondisi sehat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Tak Ada Tanda Hamil Tapi Tiba-Tiba Melahirkan? Sebenarnya Ini yang Terjadi
Tak hanya Emma, Jason juga merasa terkejut dengan kehamilan Emma. Sebab, setelah melahirkan kedua putrinya, Emma sempat keguguran dua kali di usia kandungan lima minggu. Dokter mengatakan, ovarium Emma bermasalah sehingga kemungkinan besar ia tidak akan memiliki anak lagi.
Emma bersyukur dokter umum merujuknya untuk melakukan pemeriksaan kehamilan. Jika tidak, hari itu ia bisa memastikan tetap bekerja di sekolah sebagai koordinator makan siang murid-murid. Bukan tak mungkin, Emma bisa melahirkan ketika sibuk melakukan pekerjaannya. Rekan kerja Jason juga kaget mendengar kabar Emma melahirkan.
"Saya sudah hampir tiba di kantor tapi saya izin kembali karena saya bilang Emma melahirkan. Teman saya tidak percaya karena tidak tahu Emma sedang hamil. Jangankan dia, saya saja tidak tahu jika selama ini dia sedang hamil. Tapi bagaimanapun, kehadiran Frankie merupakan kado natal paling indah bagi kami," tutur Jason.
Baca juga: Deretan Ibu Muda yang Tak Merasa Hamil Tapi Tiba-tiba Melahirkan (rdn/up)











































