Spesialis bedah saraf dari RS Pelni, dr M Radhian Arief, SpBS menjelaskan batang otak merupakan bagian paling vital otak. Karena di batang otak inilah pengaturan fungsi kesadaran dan tidur manusia, juga fungsi pernapasan dan fungsi jantung. Bisa dikatakan pada batang otak inilah terdapat fungsi hidup manusia.
"Bila yang tersisa berfungsi hanya batang otak dan bagian otak lainnya sudah rusak, maka seseorang tersebut akan mengalami kondisi yang disebut dengan status vegetatif," jelas pria yang akrab disapa dr Andra ini dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Senin (30/11/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa itu status vegetatif? Merupakan keadaan di mana manusia tersebut hidup, bernapas dan jantungnya berdenyut, namun tidak ada kontak dengan sekitar. Dalam status vegetatif, yang bersangkutan juga tidak menyadari kondisi sekitar.
"Juga tidak ada fungsi kognitif atau daya ingat, sehingga dapat dikatakan seperti tumbuh-tumbuhan saja," lanjut dr Andra.
Perawatan seseorang dengan status vegetatif, sambungnya, biasanya dilakukan secara intensif. Semua aktivitas kebutuhan hidup setiap hari dilakukan oleh orang lain, misalnya terkait makan, mandi dan kebersihan tubuh, menggerakkan tubuh, dan lain-lain.
"Kemampuan paling dasar juga sudah hilang pada status vegetatif," tambah dr Andra.
Pada orang berstatus vegetatif, biasanya akan lebih rentan infeksi dikarenakan seluruh sistem dan fungsi tubuh sudah tidak berjalan dengan seharusnya, termasuk sistem kekebalan tubuh atau imunitas.
"Selain itu biasanya kondisi orang yang status vegetatif akan hanya terbaring diam tidak bergerak sehingga menjadi sasaran empuk bagi infeksi," jelas dr Andra.
Baca juga: Grace Berharap Keajaiban untuk Suami yang Alami Kerusakan Otak
(vit/rdn)











































