Ajukan Cuti untuk Mastektomi, Wanita Ini Malah Dipaksa Resign

Ajukan Cuti untuk Mastektomi, Wanita Ini Malah Dipaksa Resign

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Jumat, 11 Des 2015 09:03 WIB
Ajukan Cuti untuk Mastektomi, Wanita Ini Malah Dipaksa Resign
Foto: Fox 31
Colorado - Oktober lalu, Laura Garcia didiagnosis mengidap kanker payudara. Karena kondisinya sudah memburuk, ia dijadwalkan untuk menjalani mastektomi ganda dalam waktu dekat.

Tak lupa, sang dokter berpesan, proses pemulihan diperkirakan akan berlangsung selama dua bulan, sehingga Laura diminta untuk segera mengajukan cuti.

Namun wanita yang diperkirakan berusia paruh baya itu tak menyangka jika permohonan cutinya justru berbuah pahit. Bagaimana tidak, ia malah dipecat dari pekerjaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Waktu itu mereka bilang saya harus resign atau diberhentikan karena saya baru bekerja di sana selama enam bulan," kata Laura kepada Fox31 dan dikutip pada Jumat (11/12/2015).

Padahal kanker yang diidap Laura juga baru ketahuan saat wanita ini memeriksakan diri di salah satu klinik yang menggunakan jasa perusahaannya di Lafayette, Colorado.

Kebetulan Laura merupakan salah seorang staf ahli penagihan di Touchstone Imaging, sebuah perusahaan bertaraf nasional yang bergerak di bidang pencitraan, seperti MRI, sinar X, CAT scan, ultrasound dan mammogram.

Baca juga: Perusahaan yang Intimidasi Orang HIV AIDS Cuma Didenda 100 Ribu

"Saya lantas berinisiatif bertanya apakah ada yang bisa saya lakukan untuk mempertahankan pekerjaan ini. Tapi mereka bilang kalau saya diberi pengecualian, maka yang lain juga harus mendapatkannya," lanjutnya.

Laura tentu tak berkenan untuk mengajukan pengunduran diri, sehingga atasan Laura mencoba mengirimkan surel ke pimpinan perusahaan untuk memastikan apakah wanita ini mendapat izin cuti atau tidak.

Sang atasan malah diberi surat balasan yang berisi bahwa Laura tidak berhak mendapatkan cuti sebab ia belum genap 12 bulan bekerja di sana. Bahkan dalam surat yang sama, sang atasan diminta memberitahukan kepada Laura bahwa ia harus segera mengajukan surat pengunduran diri.

Baca juga: Nasib Buruh Perempuan: Cuti Haid Sulit, Hamil Langsung Dipecat

Seorang pengacara yang ahli dalam bidang ketenagakerjaan, Paula Greisen menerangkan apa yang dilakukan perusahaan terhadap Laura tidaklah dibenarkan. Paula mengakui bila Laura belum berhak atas jatah cuti khusus karena ia belum genap setahun bekerja di sana.

"Tapi ia masih dilindungi Americans with Disabilities Act, karena Laura mengalami disabilitas setelah menjalani operasi, jadi berhak mendapatkan akomodasi," jelas Paula.

Apalagi jika Laura diberhentikan dari pekerjaan, maka itu artinya pihak perusahaan telah mencabut satu-satunya sumber pendapatan dan akses asuransi kesehatan yang justru sedang dibutuhkan olehnya saat ini.

Namun saat Fox31 berupaya meminta klarifikasi kepada Touchstone Imaging, mereka mengklaim apa yang diutarakan Laura salah besar. Lewat surel, CEO Pat Rice mengaku siap menerima Laura kembali setelah wanita ini pulih dari operasi.

"Kami bersedia untuk tetap menerima Laura sebagai pegawai aktif, dan kami sedang memproses pengajuan cutinya sesuai dengan panduan Federal. Tetapi mungkin ini tidak dikomunikasikan dengan baik sehingga kami memohon maaf jika ada kesalahpahaman," tulisnya.

(lll/vit)

Berita Terkait