Jakarta -
Sebuah rumah sakit biasanya sudah menyediakan paket pengobatan lengkap, jadi pasien tinggal pilih klinik yang diinginkan sesuai keluhan kesehatan masing-masing.
Namun klinik-klinik yang satu ini lain dari yang lain karena didirikan secara terpisah dan hanya spesifik menangani gangguan kesehatan khusus, bahkan mungkin yang tidak teratasi di rumah sakit atau fasilitas kesehatan lain.
Klinik apa sajakah yang dimaksud? Berikut paparannya seperti dirangkum detikHealth, Kamis (17/12/2015)
Baca juga: Tidak Boleh Lakukan Operasi di Klinik
1. Klinik penguntit
Foto: Thinkstock
|
Penguntit atau stalker dianggap berbahaya karena dapat memicu munculnya kasus perkosaan atau penyerangan seksual, bahkan pembunuhan.
Ketika didirikan pada tahun 2011 lalu, klinik yang terletak di St Ann Hospital, London ini dianggap sebagai klinik penguntit pertama di dunia. Di klinik ini, penguntit yang dianggap memiliki gangguan mental itu diterapi dengan obat antidepresi, terapi psikososial, dan juga dibekali keterampilan lain untuk mengalihkan perhatiannya.
2. Klinik obesitas
Sudbury Clinic (Foto: hospitalmanagement.net)
|
Klinik Sudbury di Harrow, London Barat ini didirikan dan dirancang khusus untuk menangani pasien obesitas. Agar pasien tidak merasa malu, seluruh fasilitas yang disediakan juga serba besar, semisal ukuran pintu yang 50 persen lebih lebar.
Sofanya juga dibuat hanya setinggi 10 cm dari tanah untuk memudahkan pasien duduk dan bangku dari sofa tersebut. Sofa ini juga dapat menopang berat hingga 317,5 kg. Alat penimbang berat badannya juga memiliki skala ukuran hingga 500 kg.
3. Klinik pembersih kotoran telinga
Foto: Thinkstock
|
Di London terdapat sebuah klinik bernama Clear Ear Clinic. Sesuai dengan namanya, klinik ini memfokuskan diri untuk membersihkan telinga dari kotoran. Dalam setahun, klinik ini mengklaim bisa mengeluarkan 100 liter kotoran telinga dari sekitar 5.000 pasien.
Menurut pengelola klinik ini, Dr Simon Gane, salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan pasiennya saat membersihkan telinga adalah dengan menggunakan ear bud. "Cara ini hanya akan memadatkan kotoran telinga ke arah dalam, khususnya setelah mandi saat kotoran itu sedang lengket-lengketnya," kata Dr Gane.
Kesalahan lain yang ditemukan Dr Gane adalah sebagian pasien menggunakan jepit rambut, jepit kertas dan ujung pensil maupun pulpen untuk mengorek kotoran telinganya.
4. Klinik cangkok rambut 'diam-diam'
Foto: Lamhot aritonang
|
Klinik ini khusus menangani pria-pria yang merasa malu atau tak ingin ketahuan sedang melakukan transplantasi atau cangkok rambut, bahkan dari istrinya sendiri. Pengelola klinik ini, Dr Kouremada-Zioga ini menerapkan sebuah teknik cangkok yang 'tidak terdeteksi' bernama U-FUE.
Metodenya hampir sama dengan metode cangkok rambut secara umum, yaitu Follicular Unit Extraction (FUE). Bedanya, pasien tak perlu mencukur rambutnya terlebih dahulu sebelum diterapi, sehingga tidak ketahuan. Klinik bernama resmi Private Clinic ini sendiri didirikan di London.
Penguntit atau stalker dianggap berbahaya karena dapat memicu munculnya kasus perkosaan atau penyerangan seksual, bahkan pembunuhan.
Ketika didirikan pada tahun 2011 lalu, klinik yang terletak di St Ann Hospital, London ini dianggap sebagai klinik penguntit pertama di dunia. Di klinik ini, penguntit yang dianggap memiliki gangguan mental itu diterapi dengan obat antidepresi, terapi psikososial, dan juga dibekali keterampilan lain untuk mengalihkan perhatiannya.
Klinik Sudbury di Harrow, London Barat ini didirikan dan dirancang khusus untuk menangani pasien obesitas. Agar pasien tidak merasa malu, seluruh fasilitas yang disediakan juga serba besar, semisal ukuran pintu yang 50 persen lebih lebar.
Sofanya juga dibuat hanya setinggi 10 cm dari tanah untuk memudahkan pasien duduk dan bangku dari sofa tersebut. Sofa ini juga dapat menopang berat hingga 317,5 kg. Alat penimbang berat badannya juga memiliki skala ukuran hingga 500 kg.
Di London terdapat sebuah klinik bernama Clear Ear Clinic. Sesuai dengan namanya, klinik ini memfokuskan diri untuk membersihkan telinga dari kotoran. Dalam setahun, klinik ini mengklaim bisa mengeluarkan 100 liter kotoran telinga dari sekitar 5.000 pasien.
Menurut pengelola klinik ini, Dr Simon Gane, salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan pasiennya saat membersihkan telinga adalah dengan menggunakan ear bud. "Cara ini hanya akan memadatkan kotoran telinga ke arah dalam, khususnya setelah mandi saat kotoran itu sedang lengket-lengketnya," kata Dr Gane.
Kesalahan lain yang ditemukan Dr Gane adalah sebagian pasien menggunakan jepit rambut, jepit kertas dan ujung pensil maupun pulpen untuk mengorek kotoran telinganya.
Klinik ini khusus menangani pria-pria yang merasa malu atau tak ingin ketahuan sedang melakukan transplantasi atau cangkok rambut, bahkan dari istrinya sendiri. Pengelola klinik ini, Dr Kouremada-Zioga ini menerapkan sebuah teknik cangkok yang 'tidak terdeteksi' bernama U-FUE.
Metodenya hampir sama dengan metode cangkok rambut secara umum, yaitu Follicular Unit Extraction (FUE). Bedanya, pasien tak perlu mencukur rambutnya terlebih dahulu sebelum diterapi, sehingga tidak ketahuan. Klinik bernama resmi Private Clinic ini sendiri didirikan di London.
(lll/up)