Diet, rokok dan penyakit disebut juga memainkan peran yang sangat besar dalam memicu terjadinya kanker dibandingkan dengan DNA. Menurut penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Inggris, 90 persen kasus kanker dapat dihilangkan jika faktor pemicu terjadinya kanker bisa dihindari.
"Kebiasaan sehat seperti tidak merokok, menjaga berat badan, mengonsumsi makanan yang sehat dan mengurangi konsumsi alkohol jika dilakukan dengan konsisten secara dramatis mengurangi risiko penyakit kanker," kata dr Smith dari Cancer Research di Inggris, seperti yang dikutip dari Daily Mail, Kamis (17/12/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini bertentangan dengan penelitian yang menyatakan bahwa sebagian besar kasus kanker disebabkan oleh kesalahan dalam DNA yang dihasilkan secara acak, selagi tubuh menua dan sel-sel kanker tersebut membelah. Para peneliti berdasarkan hasil studi, berarti sebagian besar kasus kanker disebabkan oleh 'nasib buruk', bukan karena gaya hidup yang tidak sehat.
Dr Yusuf Hannun dari Stony Brook University di Amerika Serikat, mengatakan bahwa selagi keberuntungan memainkan perannya, faktor yang ada di lingkungan sekitar jauh lebih penting. Termasuk di dalamnya pengaturan pola makan, alkohol, rokok, paparan sinar matahari, virus, polusi dan kemungkinan faktor lain yang belum teridentifikasi.
"Gen yang kita warisi dari orang tua kita hanya menyumbang sedikit untuk kasus kanker. Hasil ini penting untuk menyusun strategi pencegahan kanker, penelitian dan juga kesehatan masyarakat," kata dr Hannun.
Dr Jian-Min Yuan dari University of Pittsburgh, Amerika Serikat, juga mengungkapkan bahwa sebagian besar kanker disebabkan oleh faktor lingkungan dan sejatinya, siapapun bisa mencegah kanker jika penyebab terjadinya kanker dapat diidentifikasi.
Baca juga: Riset: Dokter Temukan Lebih Banyak Kanker Saat Dengarkan Musik Star Wars (rdn/vit)











































