Saran Dokter Agar Tidak 'Tepar' Saat Libur Panjang

Saran Dokter Agar Tidak 'Tepar' Saat Libur Panjang

Nurvita Indarini - detikHealth
Jumat, 25 Des 2015 08:06 WIB
Saran Dokter Agar Tidak Tepar Saat Libur Panjang
Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak hal bisa dilakukan bersama orang-orang tersayang saat libur panjang tiba. Tapi apa jadinya kalau malah 'tepar' atau terkapar karena sakit?

Agar tidak mudah sakit di tengah libur panjang, konsultan kesehatan saluran cerna dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), dr Ari Fahrial Syam, SPPD, KGEH, FINASIM, MMB-FACP memberi sejumlah saran. Pertama, jangan konsumsi makanan berlebihan.

"Makanan yang manis-manis dan makanan berlemak yang mempunyai nilai kalori yang tinggi serta makanan yang mengandung kolesterol dan mengandung purin yang tinggi seperti jero-jeroan harus dikomsumsi dengan hati-hati dan jangan berlebihan," tutur dr Ari dalam pesan tertulisnya, Jumat (25/12/2015).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Awas, Hal Sepele yang Bikin Bobot Meroket Saat Libur Panjang

Apalagi bagi mereka yang sudah mengalami kelebihan berat badan, kolesterol tinggi dan asam urat tinggi harus benar-benar memerhatikan asupannya. Jangan sampai keenakan makan makanan tertentu berakibat melonjaknya kolesterol dan asam urat.

Saran yang kedua, olah raga apapun bentuknya harus tetap dilakukan selama liburan. Usahakan ada aktivitas fisik minimal jalan kaki selama minimal 30 menit setiap hari. Ketiga, tetap mengonsumsi air yang cukup sebanyak 8-10 gelas per hari.

"Selain itu selama liburan kita juga harus mengantisipasi cuaca yang tidak bersahabat. Udara panas kemudian berubah menjadi dingin karena hujan," kata dr Ari.

Ada baiknya sebelum melakukan perjalanan, Anda membawa baju hangat untuk mengantisipasi cuaca yang mendadak berubah dingin. Membawa payung atau jas hujan juga disarankan. Selamat liburan!

Baca juga: Hati-hati, Kebanyakan Makan Seperti Ini Bisa Bikin Sakit di Libur Panjang

(vit/ajg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads