Tercatat sepanjang tahun 2015 di bagian Australia Selatan saja terdapat sekitar 400 kasus diare karena Crypto. Jumlah tersebut lebih banyak dari catatan tahun 2010 yang hanya ada 47 kasus.
Pejabat Dinas Kesehatan Australia Selatan dr David Cunliffe mengatakan sumber penyebaran saat ini belum diketahui namun ada dugaan parasit berasal dari kolam renang yang tercemar. Dikhawatirkan jumlah kasus akan meningkat saat musim panas tiba karena lebih banyak orang yang berenang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Infeksi Cryptosporidium
Secara global para ahli kesehatan memang sering mengingatkan akan bahaya-bahaya patogen di tempat rekreasi seperti kolam renang atau pemandian umum. Amesh A. Adalja, MD, asisten profesor di University of Pittsburgh Medical Center menjelaskan alasannya karena di tempat tersebut seseorang akan terkena 'cairan tubuh' orang lain, termasuk anak-anak dan bayi dengan popok.
Bahkan di tempat yang kebersihannya terjaga sekalipun, parasit seperti Crypto masih bisa menginfeksi. Oleh karena itu disarankan seseorang sebisa mungkin untuk tak menelan air saat berenang dan juga tak masuk ke kolam apabila memang sedang diare.
"Cryptosporidium menyebar melalui feses dan penyebaran bakteri diare terjadi karena orang-orang menelan feses orang lain di air. Jadi, pada dasarnya Anda menelan 'feses' ketika berenang dan membawa parasit jahat," ungkap Amesh.
Baca juga: Hati-hati! Mandi di Permandian Umum Rentan Terkena Parasit Penyebab Diare (fds/up)











































