Anaknya Susah Hamil, Wanita Ini Rela Mengandung Cucunya Sendiri

Anaknya Susah Hamil, Wanita Ini Rela Mengandung Cucunya Sendiri

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Selasa, 12 Jan 2016 08:01 WIB
Anaknya Susah Hamil, Wanita Ini Rela Mengandung Cucunya Sendiri
Foto: Fox4News
Texas - Tiga tahun terakhir, Kelley MisKissach dan suaminya Aaron telah mencoba berbagai program kehamilan tapi tak kunjung berhasil. Bahkan dalam kurun waktu tersebut, Kelley sampai mengalami tiga kali keguguran.

Sang ibu, Tracey Thompson hanya bisa nelangsa melihat putrinya. Sebagai ibu, ia ingin berbuat sesuatu. Hingga akhirnya ia ditawari untuk menjadi ibu pengganti bagi putrinya.

Tracey awalnya ragu karena dirinya sudah memasuki masa menopause. Namun dokter meyakinkan bahwa hal ini tidak mustahil untuk dilakukan. Mereka akan menggunakan metode khusus untuk mempersiapkan tubuh Tracey agar bisa mengandung janin kembali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah ketiganya sepakat, tim dokter pun memulai prosedur persiapan. Lalu embrio-embrio yang tersisa dari program IVF atau bayi tabung Kelley digunakan dan ditanam di dalam rahim Tracey.

Baca juga: Demi Kebutuhan Ekonomi, Para Wanita India Ini Sewakan Rahim

Tracey (54) akhirnya melahirkan cucu pertamanya beberapa hari lalu di sebuah rumah sakit di Texas. Bayi pasangan Kelley dan Aaron ini berjenis kelamin perempuan dan memiliki berat ideal, yakni 3,03 kg.

"Ini seperti berkah bagi saya karena saya bisa melakukan hal ini untuk putri saya," tutur Tracey seperti dikutip dari Fox 26, Selasa (12/1/2016).

Cucunya pun diberi nama Kelcey, yang merupakan perpaduan antara nama Tracey dan Kelley.



Di Indonesia, surrogate mother atau ibu pengganti tidak dilegalkan. Tetapi di negara-negara lain, prosedur ini sering menjadi solusi bagi wanita yang memiliki keturunan.

Ibu penggantinya pun bisa siapa saja, keluarga sendiri ataupun orang asing. Namun pada kasus nenek yang mengandung cucunya sendiri seperti ini, si calon ibu pengganti harus menjalani serangkaian tes untuk memastikan kondisi fisiknya siap, terutama rahimnya, mengingat hamil di usia senja dapat memicu kekhawatiran adanya bayi lahir cacat atau komplikasi lainnya.

Baca juga: 6 Nenek 'Super' yang Melahirkan Cucunya Sendiri

(lll/up)

Berita Terkait