Sering Muntah dan Bobot Turun karena Janin Kembaran 'Bersemayam' di Perut

Sering Muntah dan Bobot Turun karena Janin Kembaran 'Bersemayam' di Perut

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Selasa, 12 Jan 2016 12:30 WIB
Sering Muntah dan Bobot Turun karena Janin Kembaran Bersemayam di Perut
Foto: Sanjay Pandey
Uttar Pradesh - Beberapa waktu lalu, Narendra Kumar (18) selalu mengeluh perutnya sakit dan sering muntah hingga bobotnya turun. Orang tua dan dokter yang sempat memeriksanya pun tidak tahu pasti penyebab nyerinya perut Narendra.

Hingga suatu hari, pemeriksan CT Scan dan USG menunjukkan bahwa ada parasit di perut Narendra yang tak lain adalah kembarannya sendiri. Oleh dr Rajeev Singh dari Swaroop Narayan Hospital, Narendra didiagnosis foetus in fetu yang merupakan kondisi langka dan diperkirakan hanya ada 200 kasus di seluruh dunia.

dr Singh menjelaskan foetus in fetu terjadi ketika di awal kehamilan kembar, satu janin memasuki janin lain melalui tali pusat. Ia mengatakan, secara teknis, janin tersebut masih hidup dan tumbuh karena aktivitas metabolisme di dalam tubuh kembarannnya tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Parasit ini bisa dikatakan mendapat makanan dari pasien setelah membentuk struktur tali seperti pusar yang tercuci suplai darah pasien," terang dr Singh kepada Mail Online dan dikutip pada Selasa (12/1/2016).

Baca juga: 4 Lelaki yang 'Hamil' Kembaran Sendiri, Perutnya Membuncit karena Janin

Untuk mengatasi kondisi ini, Narendra menjalani operasi selama tiga jam. Setelah itu, dokter berhasil mengangkat massa bayi yang cacat dengan rambut, gigi, struktur kepala yang kurang berkembang, serta struktur seperti tulang dada dan tulang belakang yang dilumuri cairan semacam ketuban berwarna kekuningan.


Foto: Sanjay Pandey


Diketahui, massa kembaran Narendra itu memiliki berat 2,5 kg dengan rambut sepanjang 2 meter. Ayah Narendra, Prem Chandra yang bekerja sebagai petani bersyukur keadaan anaknya bisa segera ditangani. Kini, dengan diangkatnya kembaran Narendra dari perutnya, Pram berharap putranya bisa kembali bersekolah dan menjalani hidup dengan normal.

"Sejauh ini, di India kami sudah menemukan dua sampai tiga kasus seperti ini," kata dr Singh. Di bulan Oktober lalu, kasus serupa dilaporkan terjadi di negara bagian timur India di mana janin mati ditemukan di dalam perut bocah perempuan berusia 4 tahun.

Baca juga: Sakit Perut Hebat, Ternyata Ada Bola Rambut 1,5 Meter di Perut Gadis Ini


(rdn/vit)

Berita Terkait