Kanker UPSCC bisa menyebar ke beberapa area tubuh tapi tak jelas asal spesifik sel-selnya. Oleh karena kurangnya pengetahuan, kanker jenis ini menjadi cenderung lebih sulit untuk diterapi.
Nah kini peneliti dari Johns Hopkins School of Medicine di Amerika Serikat tampaknya berhasil sedikit menguak tabir kanker UPSCC. Disebutkan bahwa human papillomavirus (HPV) biang dari kanker serviks kemungkinan besar juga menjadi penyebab munculnya kanker ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi yang dipublikasi di jurnal JAMA Otolaryngology–Head & Neck Surgery ini mengatakan temuan ini dapat membantu dokter untuk memilih terapi apa yang bisa digunakan dan semakin memperkuat tentang pentingnya vaksinasi terhadap HPV.
Pemimpin studi dr Carole Fakhry mengetahui keterlibatan HPV pada UPSCC setelah memeriksa 84 pasien yang kebanyakan pria selama 9,5 tahun. Dalam pemeriksaan panjang diketahui lebih dari 90 persen pasien positif HPV dan sumbernya disebut bisa ditemukan di area kepala dan leher (oropharynx).
Oleh karena itu UPSCC dilaporkan dalam studi kini bisa semakin diperjelas menjadi kanker oropharyngeal dan prognosis pasien juga bisa lebih baik.
"Lokalisasi memungkinkan untuk terapi yang lebih fokus target dan berpotensi menurunkan angka kesakitan dan meningkatkan kelangsungan hidup," tulis peneliti seperti dikutip dari Livescience.
Baca juga: Sudah Vaksin HPV Tetap Perlu Papsmear, Ini Sebabnya (fds/vit)











































