Selasa, 26 Jan 2016 12:56 WIB

Cek di Sini, Gejala-gejala Infeksi Virus Zika

Nurvita Indarini - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Virus Zika, chikungunya dan demam berdarah dengue ditularkan melalui nyamuk yang sama: Aedes aigypti. Untuk kasus infeksi virus Zika, bagaimana gejalanya?

dr Ari Fahrial Syam, PhD, FACP dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) memaparkan sebagaimana infeksi virus pada umumnya, saat seseorang terkena virus ini akan mengalami demam mendadak dan lemas. Selain itu di kulit badan, punggung dan kaki akan muncul kemerahan. Nyeri otot dan sendi pun akan dirasakan.

"Beda dengan dengan infeksi virus Dengue, pada infeksi ini mata pasien akan merah karena mengalami radang konjungtiva atau konjungtivitis. Pasien juga akan merasakan sakit kepala," terang dr Ari dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (26/1/2015).

Baca juga: Musim Hujan Berlangsung, Waspadai Juga Penyebaran Virus Zika

Pada pemeriksaan laboratorium sederhana, lanjut dr Ari, biasanya hanya menunjukkan penurunan kadar sel darah putih. Ini seperti yang terjadi pada infeksi virus lainnya. "Berbeda dengan infeksi demam berdarah, infeksi virus Zika tidak menyebabkan penurunan kadar trombosit," tambah dr Ari.

Sementara itu masa inkubasi virus Zika hampir mirip dengan infeksi virus Dengue yaitu beberapa hari sampai satu minggu. Karena sekilas mirip DBD, seringkali infeksi virus Zika tidak terdeteksi. Bahkan gejalanya pun lebih ringan dari DBD.

Vaksin untuk virus ini belum ada. Karena itu, jika terkena virus ini, pasien disarankan istirahat dan minum yang cukup, serta makan makanan yang bergizi. Jika demam sangat menganggu bisa mengonsumsi obat penurun demam.

"Obat-obat yang diberikan hanya bertujuan untuk mengatasi gejala yang timbul yaitu jika gatal diberikan obat gatal dan jika demam diberikan obat demam," jelas dr Ari.

Baca juga: Waspada Virus Zika, El Savador Sarankan Tunda Hamil Selama 2 Tahun

(vit/ajg)
News Feed