Senin, 01 Feb 2016 14:05 WIB

Risiko Jatuh Terduduk: Kelumpuhan Hingga Nyeri Saat Berhubungan Intim

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Terjatuh dalam posisi duduk memiliki segudang risiko, mulai dari nyeri akibat cedera tulang, kelumpuhan dan kebutaan. Risiko lainnya bahkan dapat menganggu aktivitas seksual dan patah tulang.

"Patah di ruas-ruas tulang belakang dapat memberikan keluhan dan gejala bervariasi. Cedera ruas leher bisa menimbulkan rasa sakit di leher, bahu, lengan dan kepala. Tidak jarang mengakibatkan kelumpuhan seluruh anggota gerak (lengan dan tungkai)," ujar ahli bedah saraf dari Mayapada Hospital, dr Roslan Yusni Al Imam Hasan, SpBS, kepada detikHealth, Senin (1/2/2016).

Bahkan menurut dokter yang akrab disapa dr Ryu tersebut, kelumpuhan yang terjadi juga dapat menyerang otot pernapasan sehingga pasien kmudian menjadi tak bisa bernapas.

Baca juga: Tidak Lucu! Bercanda dengan Tarik Kursi Hingga Jatuh Bisa Patahkan Tulang Ekor

"Kram atau spastisitas otot muncul tidak pada fase-fase awal, tapi pada fase lanjut kelumpuhan. Otot yang lumpuh lama-kelamaan akan spastis, ini sakit sekali. Nyeri bisa terjadi di seluruh tubuh sesuai dengan persarafan di mana segmen yang ruas tulang belakangnya terganggu. Kalau ada sakit saat berhubungan intim, artinya sistem saraf otonomnya juga terganggu," imbuh dr Ryu.

Ditambahkan oleh dr Pukovisa Prawirohardjo, SpS, dari divisi neurotrauma RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, jatuh terduduk dan terbentur di tulang belakang, yang paling dikhawatirkan adalah cedera pada sumsum tulang belakang (medulla spinalis).

Medulla spinalis adalah susunan saraf yang membawa setidaknya tiga fungsi, yaitu fungsi motorik (memberi kekuatan pada otot tungkai), sensorik (meneruskan semua sifat rangsangan seperti raba, suhu, nyeri, dan sebagainya di bagian tungkai), dan otonom (mengatur keringat, buang air besar, buang air kecil, dan fungsi seksual).

"Tentu saja jika ada cedera medulla spinalis gejalanya dapat lumpuh otot misalnya berjalan jadi sulit atau tidak seimbang, ada rasa baal/kesemutan/nyeri menjalar, terutama di tungkai. Juga bisa muncul gangguan dalam buang air besar, buang air kecil dan kesulitan saat berhubungan intim," tutur dr Pukovisa.

Baca juga: Terjatuh dalam Posisi Duduk Bisa Sebabkan Kebutaan? Ini Kata Dokter


(ajg/vit)