Wanita Ini Mengidap Sindrom Langka, Aksen Bicara Bisa Berubah Tiba-tiba

Wanita Ini Mengidap Sindrom Langka, Aksen Bicara Bisa Berubah Tiba-tiba

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Rabu, 10 Feb 2016 07:12 WIB
Wanita Ini Mengidap Sindrom Langka, Aksen Bicara Bisa Berubah Tiba-tiba
Foto: parealife
Georgia - Linda Pereira lahir dan besar di San Jose, California, kemudian menikah dan saat ini tinggal bersama suaminya di Atlanta, Georgia. Meski begitu, aksen California Linda masih melekat dengan baik, hingga suatu insiden tak terduga terjadi Oktober tahun lalu.

"Orang serumah sedang keluar dan saya berbincang dengan teman di Facebook. Kami mengobrol tentang topik yang rumit. Tapi ketika saya berusaha menjawabnya, saya merasa sangat kelelahan dan tak bisa membuka mata," kisahnya.

Linda lalu memutuskan berbaring sejenak, tapi tak ada perubahan. Ia bahkan merasakan tekanan yang aneh pada otaknya. "Ketika saya mencoba mengetik, kedua mata serta otak saya seperti buram. Lalu tiba-tiba terjadi semacam ledakan di otak saya," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selepas itu, Linda lumpuh, tak bisa bergerak, apalagi membuka mulutnya. Tak ada yang bisa dilakukannya selain menunggu kedatangan sang suami, Phil (55) yang baru tiba 2,5 jam kemudian.

Linda hanya bisa mengedip-kedipkan matanya untuk mendapatkan perhatian Phil. Sebaliknya Phil mengira istrinya sedang beristirahat. Baru sekitar setengah jam kemudian, Phil menyadari jika Linda tak bisa bicara.

Mulut Linda yang 'terkunci' ini berlangsung selama satu jam. Setelah pulih, Linda iseng merekam suaranya, dengan harapan keesokan hari ia bisa mencari informasi tentang apa yang terjadi padanya malam itu.

Baca juga: Mendadak Bisa Bicara Aksen Bahasa Asing, Ciri Penderita FAS

"Phil bilang (bicara, red) saya terdengar seperti orang Inggris dan terkadang ia tak memahami apa yang saya katakan. Tapi saya mengira suara ini lebih mirip orang Swedia atau Jerman," ungkapnya seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (10/2/2016).

Dua hari berikutnya, barulah Linda mendapatkan jawaban yang ia cari. Wanita berusia 50 tahun itu didiagnosis dengan Foreign Accent Syndrome (FAS) yang diduga hanya terjadi pada 60 orang saja di seluruh penjuru dunia.

Aksen Californianya sama sekali hilang. Sebagai gantinya, dari hari ke hari, aksen Linda berubah-ubah dari Swedia, Jerman, Skotlandia hingga Afrika Selatan.

Di satu sisi, keluarga Linda cukup terhibur dengan perubahan wanita ini. Bahkan dalam beberapa kesempatan, Linda mendapat pelayanan yang lebih baik saat berkunjung ke toko atau restoran karena dikira turis asing. Namun di lain pihak, Linda merindukan aksen aslinya. "Kami mengira ini hanya sementara saja, dan kami menganggapnya lucu. Tapi ini seperti bukan diri saya," keluh Linda.

Baca juga: Gangguan Jiwa yang Bisa Membuat Orang Dikucilkan

Ahli gangguan bicara dari University College London, Prof Rosemary Varley menjelaskan, FAS biasanya dipicu oleh gangguan psikis seperti kehilangan identitas; stroke; trauma pada kepala; migrain; dan juga gangguan tumbuh kembang.

Namun ia menambahkan, kondisi ini tak banyak dipahami oleh pakar. Paling-paling hanya diketahui bahwa selain kehilangan aksen, penderitanya cenderung lupa pada kosakata tertentu atau berbicara dengan tatabahasa yang tepat.

Sementara itu, penyebab FAS pada Linda tidak pernah benar-benar terungkap. Satu-satunya petunjuk adalah ibu tiga anak itu juga mengidap 'tardive akathisia', sebuah penyakit yang diduga muncul akibat mengonsumsi obat-obatan untuk gangguan kejiwaan.

Tahun lalu, Linda juga didiagnosis dengan gangguan saraf fungsional di mana gejalanya antara lain kejang dan kemampuan bicara yang tidak jelas, yang mungkin bisa menjelaskan perubahan cara bicaranya. (lll/up)

Berita Terkait