8 Langkah Kalahkan Stres agar Hidup Lebih Produktif (2)

8 Langkah Kalahkan Stres agar Hidup Lebih Produktif (2)

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Senin, 15 Feb 2016 15:05 WIB
8 Langkah Kalahkan Stres agar Hidup Lebih Produktif (2)
Foto: thinkstock
Jakarta - 8 Langkah Kalahkan Stres agar Hidup Lebih Produktif (2)

Jantung berdebar, otot kaku dan sulit memfokuskan pikiran merupakan tanda-tanda sedang mengalami stres. Ketika ini terjadi, produktivitas bisa dipastikan menurun.

Psikolog ternama dari Sydney, Sarah Edelman, mengatakan stres bukan hal yang harus ditakuti. Stres bisa dikalahkan sehingga kualitas hidup akan lebih baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa yang harus dilakukan untuk mengalahkan stres? Dikutip dari ABC Australia, berikut 8 langkah kalahkan stres agar hidup lebih produktif, bagian kedua:

Baca juga: 8 Langkah Kalahkan Stres agar Hidup Lebih Produktif (1)

1. Kendalikan pikiran

Foto: Thinkstock
Stres dapat muncul ketika sedang kalut dan membuat Anda memikirkan banyak hal negatif. Reaksi bisa menimbulkan stres sekunder yang efeknya beberapa kali lipat lebih buruk daripada stres biasa.

Sarah mengatakan hal ini terjadi akibat pikiran yang mudah menghakimi dan bereaksi negatif. Oleh karena itu, Sarah menyarankan agar Anda melatih pengendalian pikiran dan mencoba tidak menghakimi setiap keadaan.

"Latihan ini bisa dilakukan ketika mandi, mencuci piring atau bahkan ketika makan. Coba fokuskan diri pada sensasi yang sedang dirasakan dan ingat, pikiran Anda hanyalah ide yang belum tentu benar," ungkapnya.

2. Seimbangkan kerja dan hiburan

Foto: thinkstock
Deadline kerja mendekat, anak sakit dan mobil rusak bisa saja terjadi di waktu yang berdekatan. Hal ini dikatakan Sarah bisa terjadi pada siapa saja, dan pastinya membuat orang stres.

Agar tak merutuki kehidupan dan membuat diri lebih stres, Sarah mengatakan Anda harus menyeimbangkan kerja dan hiburan. Menyeimbangkan hal ini membuat Anda lebih kuat ketika stres menyerang.

"Karena Anda lebih kuat, stres tidak bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi kalut, dan hidup akan lebih tenang," paparnya.

3. Jalin pertemanan

Foto: thinkstock
Menjalin pertemanan merupakan elemen penting untuk mengalahkan stres. Teman bisa membantu mengalihkan perhatian sekaligus membuat kita rileks ketika stres datang.

Sarah mengatakan menjalin pertemanan bisa menambah sudut pandang baru ketika menghadapi masalah. Pertemuan reguler sangat ia rekomendasikan, misalnya bertemu di warung kopi satu minggu sekali.

"Beri izin bagi diri Anda untuk bersenang-senang tanpa merasa bersalah. Jika itu bisa Anda lakukan, stres tidak akan mampu menghambat Anda," terang Sarah.

4. Jaga kondisi tubuh

Foto: thinkstock
Faktor yang paling penting namun sering dilupakan untuk mengalahkan stres adalah menjaga kondisi tubuh. Sarah mengatakan beberapa orang menjadikan stres sebagai alasan untuk makan lebih banyak dan hidup tidak sehat.

Padahal kondisi tubuh selaras dengan kondisi jiwa. Jika tubuh sehat, maka jiwa juga sehat dan tidak mudah terserang stres.

"Penanganan stres harus holistik, termasuk mejaga kondisi tubuh. Makan makanan sehat, olahraga teratur dan atur konsumsi alkohol dan merokok merupakan hal pertama yang harus dilakukan untuk menjauhi sres," kata Sarah.
Halaman 2 dari 5
Stres dapat muncul ketika sedang kalut dan membuat Anda memikirkan banyak hal negatif. Reaksi bisa menimbulkan stres sekunder yang efeknya beberapa kali lipat lebih buruk daripada stres biasa.

Sarah mengatakan hal ini terjadi akibat pikiran yang mudah menghakimi dan bereaksi negatif. Oleh karena itu, Sarah menyarankan agar Anda melatih pengendalian pikiran dan mencoba tidak menghakimi setiap keadaan.

"Latihan ini bisa dilakukan ketika mandi, mencuci piring atau bahkan ketika makan. Coba fokuskan diri pada sensasi yang sedang dirasakan dan ingat, pikiran Anda hanyalah ide yang belum tentu benar," ungkapnya.

Deadline kerja mendekat, anak sakit dan mobil rusak bisa saja terjadi di waktu yang berdekatan. Hal ini dikatakan Sarah bisa terjadi pada siapa saja, dan pastinya membuat orang stres.

Agar tak merutuki kehidupan dan membuat diri lebih stres, Sarah mengatakan Anda harus menyeimbangkan kerja dan hiburan. Menyeimbangkan hal ini membuat Anda lebih kuat ketika stres menyerang.

"Karena Anda lebih kuat, stres tidak bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi kalut, dan hidup akan lebih tenang," paparnya.

Menjalin pertemanan merupakan elemen penting untuk mengalahkan stres. Teman bisa membantu mengalihkan perhatian sekaligus membuat kita rileks ketika stres datang.

Sarah mengatakan menjalin pertemanan bisa menambah sudut pandang baru ketika menghadapi masalah. Pertemuan reguler sangat ia rekomendasikan, misalnya bertemu di warung kopi satu minggu sekali.

"Beri izin bagi diri Anda untuk bersenang-senang tanpa merasa bersalah. Jika itu bisa Anda lakukan, stres tidak akan mampu menghambat Anda," terang Sarah.

Faktor yang paling penting namun sering dilupakan untuk mengalahkan stres adalah menjaga kondisi tubuh. Sarah mengatakan beberapa orang menjadikan stres sebagai alasan untuk makan lebih banyak dan hidup tidak sehat.

Padahal kondisi tubuh selaras dengan kondisi jiwa. Jika tubuh sehat, maka jiwa juga sehat dan tidak mudah terserang stres.

"Penanganan stres harus holistik, termasuk mejaga kondisi tubuh. Makan makanan sehat, olahraga teratur dan atur konsumsi alkohol dan merokok merupakan hal pertama yang harus dilakukan untuk menjauhi sres," kata Sarah.

(mrs/vit)

Berita Terkait