Dalam studi yang dipublikasi di jurnal Trends in Cognitive Sciences peneliti dari University of Wisconsin mengatakan bahwa manusia memiliki apa yang bernama sensorimotor simulation. Ketika melihat eksperesi orang lain, seseorang akan secara otomatis mengikutinya agar bisa mengerti dan bereaksi terhadap emosi orang tersebut.
Baca juga: Peneliti Ungkap Jurusan Pendidikan Terkait dengan Kepribadian
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan mengikuti mimik wajah, otak akan terbantu mengakses memori kondisi emosional yang sama.
Nah ketika seorang manusia bertemu dengan orang asing, kemampuan membaca emosi ini sangat penting untuk menentukan tindakan selanjutnya. Apakah lari atau menyambutnya bisa ditentukan ketika melihat wajah orang asing tersebu. Zaman dulu hal ini bisa menentukan hidup dan mati.
"Ini semacam versi ekstrem dari menempatkan diri dalam posisi orang lain. Anda memakai ekspresi wajah orang lain," kata peneliti seperti dikutip dari Newser, Selasa (16/2/2016).
Baca juga: Gemas dan Ingin Menggigit Saat Nonton Video Binatang Lucu? Ini Alasannya (fds/vit)











































