Ini Alasan Mengapa Wajah Senyum dan Muram Mudah Menular

Ini Alasan Mengapa Wajah Senyum dan Muram Mudah Menular

Firdaus Anwar - detikHealth
Selasa, 16 Feb 2016 12:02 WIB
Ini Alasan Mengapa Wajah Senyum dan Muram Mudah Menular
Foto: Thinkstock
Jakarta - Wajah senyum dan muram yang dimiliki seseorang disebut peneliti dapat dengan mudah menular ke orang sekitar. Hal itu bisa terjadi karena otak manusia dirancang untuk membaca emosi.

Dalam studi yang dipublikasi di jurnal Trends in Cognitive Sciences peneliti dari University of Wisconsin mengatakan bahwa manusia memiliki apa yang bernama sensorimotor simulation. Ketika melihat eksperesi orang lain, seseorang akan secara otomatis mengikutinya agar bisa mengerti dan bereaksi terhadap emosi orang tersebut.

Baca juga: Peneliti Ungkap Jurusan Pendidikan Terkait dengan Kepribadian

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Psikolog Adrienne Wood selaku pemimpin studi mengatakan reaksi ini terjadi hanya dalam waktu sepersekian ratus milidetik tanpa disadari. Bahkan ketika pada beberapa kasus otot wajah tak ikut bergerak mengikuti ekspresi orang lain, proses yang terjadi di otak tetap berjalan.

Dengan mengikuti mimik wajah, otak akan terbantu mengakses memori kondisi emosional yang sama.

Nah ketika seorang manusia bertemu dengan orang asing, kemampuan membaca emosi ini sangat penting untuk menentukan tindakan selanjutnya. Apakah lari atau menyambutnya bisa ditentukan ketika melihat wajah orang asing tersebu. Zaman dulu hal ini bisa menentukan hidup dan mati.

"Ini semacam versi ekstrem dari menempatkan diri dalam posisi orang lain. Anda memakai ekspresi wajah orang lain," kata peneliti seperti dikutip dari Newser, Selasa (16/2/2016).

Baca juga: Gemas dan Ingin Menggigit Saat Nonton Video Binatang Lucu? Ini Alasannya (fds/vit)

Berita Terkait