Tak Kunjung Punya Anak Laki-laki, Ayah Ini Frustasi dan Lukai Alat Kelamin

Tak Kunjung Punya Anak Laki-laki, Ayah Ini Frustasi dan Lukai Alat Kelamin

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Sabtu, 27 Feb 2016 10:04 WIB
Tak Kunjung Punya Anak Laki-laki, Ayah Ini Frustasi dan Lukai Alat Kelamin
Foto: thinkstock
Quanzhou - Seorang pria 36 tahun di China merasa frustasi karena tak kunjung memiliki anak laki-laki. Sebelumnya sempat mabuk, A Yong (bukan nama sebenarnya) nekat melukai penisnya, sebagai bentuk hukuman untuk dirinya sendiri, dengan memotong sekitar 4 cm bagian penisnya.

Dilaporkan People's Daily Online, A Yong memiliki dua anak perempuan berusia 11 tahun dan 3 tahun. Khususnya di daerah pedesaan di China, memiliki anak laki-laki dianggap lebih 'bernilai' karena anak laki-lakilah yang nantinya akan melanjutkan garis keturunan keluarga.

Selain itu, anak laki-laki juga akan menjaga orang tuanya sedangkan anak perempuan, nantinya setelah menikah akan tinggal dengan orang tua suaminya. Peristiwa pemotongan penis yang dilakukan A Yong terjadi pada Senin (22/2) lalu. Sebelumnya, diketahui A Yong mabuk berat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika keluarga mengetahui apa yang dilakukan A Yong, mereka segera membawa A Yong ke UGD di Fujian Armed Police Force Hospital dengan potongan penis yang langsung dimasukkan ke kantong berisi es. Meskipun saat akan ditangani A Yong sempat menolak organ vitalnya disambung lagi.

"Butuh waktu sekitar empat jam untuk melakukan operasi penyambungan kembali penis pasien. Proses pemulihan pasien butuh waktu sekitar 12 bulan," tutur dr Huang Zhiyong yang menangani A Yong.

Baca juga: Demi Kesehatan, Yongki Tak Malu Disunat Meski Sudah Berusia 27 Tahun

Kepada detikHealth beberapa waktu lalu, dr Aditya Wardhana, SpBP dari RS Cipto Mangunkusumo mengatakan ketika seseorang terluka karena penisnya terpotong, segera berikan efek dingin pada potongan penis tersebut agar jaringan yang terdapat di dalam potongan tersebut tidak mati. Sehingga, masih ada kemungkinan potongan ini bisa disambung kembali.

"Kalau melihat seseorang dengan kondisi penisnya terpotong atau terluka, segera siapkan plastik atau kotak yang berisi es. Selain diisi es, jangan lupa untuk mengisi plastik atau kotak tersebut dengan air kurang lebih dua pertiga bagiannya. Lalu segera bawa pasien ke rumah sakit yang memiliki dokter spesialis bedah plastik," kata dr Aditya.

dr Aditya mengatakan, plastik harus diisi sebagian dengan air karena jika potongan penis tertutup langsung oleh es, suhunya akan terlalu dingin dan justru merusak jaringan di dalamnya. Sementara, potongan penis yang hanya dimasukkan dalam plastik tanpa es, kemungkinan jaringannya akan mati. Setelah pasien dibawa ke rumah sakit, dokter spesialis bedah plastik akan melakukan pemeriksaan untuk menemukan apakah potongan ini masih dalam kondisi baik dan bisa dilakukan operasi penyambungan untuk mengembalikan bentuk penis.

Baca juga: Kelamin Terpotong Saat Sunat, Bocah Turki Terima Ganti Rugi Rp 3 Miliar


(rdn/up)

Berita Terkait