Risiko Jatuh Sakit Meningkat Saat Seseorang Merasa Lebih Tua

Risiko Jatuh Sakit Meningkat Saat Seseorang Merasa Lebih Tua

Martha Heriniazwi Dianthi - detikHealth
Sabtu, 27 Feb 2016 14:04 WIB
Risiko Jatuh Sakit Meningkat Saat Seseorang Merasa Lebih Tua
Foto: thinkstock
Jakarta - Mungkin benar bila banyak orang yang menyarankan untuk berperilaku dan berpikir sewajar usia Anda. Hal tersebut diperkuat dengan penelitian yang baru-baru ini melaporkan bahwa orang-orang yang merasa lebih tua dari usia sebenarnya lebih berisiko dirawat di rumah sakit daripada yang tidak.

"Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kesejahteraan dan faktor kesehatan lainnya. Sekarang, kita dapat memprediksi kemungkinan Anda berakhir di rumah sakit," kata Peneliti,Yannick Stephan, dari Universitas Montpellier di Perancis, dikutip dari Health, Sabtu (27/2/2016).

Dalam penelitian ini tidak mencari hubungan sebab dan akibat yang akan dirasakan. Namun, didesain untuk menemukan hubungan antara berapa lama orang akan merasa (usia subjektif) dan risiko kesehatan mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penelitian ini, para peneliti meninjau data dari tiga  studi sebelumnya yang dilakukan antara 1995 hingga 2014. Para peserta yang usia antara 24-102 tahun ini akan diminta untuk mengungkapkan perasaan mereka dan menyelesaikan kuesioner yang dirancang untuk mengungkapkan jika mereka mengalami gejala depresi.

Para peserta juga harus melaporkan masalah kesehatan mereka seperti diabetes, penyakit paru-paru, stroke atau osteoporosis. Kemudian, para peneliti akan menindaklanjuti data yang diberikan oleh peserta berdasarkan usia, jenis kelamin, ras, pendidikan, atau faktor-faktor lain.

Baca juga: 5 Rahasia agar Tetap Sehat dan Panjang Umur

Hasilnya, mereka menemukan bahwa orang yang mengatakan mereka merasa lebih tua dari usia mereka akan meningkatkan risiko dirawat di rumah sakit sekitar 10-25 persen dalam dua hingga sepuluh tahun setelah penelitian dilakukan.

"Individu dengan dengan usia subjektif yang merasa labih tua cenderung kurang aktif dan mengalami penurunanan pada masalah kognitif (jiwa),"kata Antonio Terracciano, salah satu rekan peneliti dari Florida State University.

Menurut Stephan, penelitian ini dapat menjadi alat yang berharga untuk membantu untuk mengidentifikasi individu yang berisiko rawat inap di masa depan.

"Orang-orang yang merasa lebih tua dapat mengambil manfaat dari perawatan standar kesehatan seperti kegiatan dan latihan fisik yang dapat mengurangi risiko depresi dan penyakit kronis yang membuat mereka berisiko rawat inap di rumah sakit," tutup Stephan.

Baca juga: Karena Kecanduan Game, Remaja Ini Harus Dirawat di Rumah Sakit Jiwa Grogol


(up/up)

Berita Terkait