Selain membiasakan tubuh untuk terus bergerak, menari dikatakan dapat memompa endorfin ke otak, sehingga membuat seseorang merasa bahagia. Jadi tak hanya gembira, tetapi juga sehat.
Berikut beberapa manfaat kesehatan dari kegiatan menari atau berdansa bagi segala usia, seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, Rabu (2/3/2016).
1. Membakar kalori
|
Foto: Reuters
|
Keduanya juga bermanfaat bagi kesehatan otot tubuh. Hip hop mengembangkan otot, sedangkan balet memperkuat otot.
2. Mencegah diabetes
|
Foto: thinkstock
|
Exercise atau latihan fisik yang dimaksud sangat beragam, di antaranya senam, renang, jalan kaki dan dansa. "Dengan cara yang fun kita bisa mencegah diabetes," katanya.
3. Terapi psikis untuk pasien penyakit kronis
|
Foto: BBC Magazine
|
Menurut pihak rumah sakit, terapi psikis ini terbukti bisa membuat pasien menjadi rileks dan melupakan sejenak penyakit yang dideritanya.
Bahkan sebuah studi yang dilakukan University of Washington mengungkap pasien Parkinson yang mengikuti kelas terapi dansa tango mengalami kemajuan dalam hal keseimbangan badan. Manfaat yang sama juga dirasakan pasien Alzheimer, di mana mereka memperlihatkan peningkatan memori.
4. Mencegah tulang keropos
|
Foto: thinkstock
|
"(Lagipula, red) kekurangan kalsium dalam jangka panjang dapat mengakibatkan patah tulang, kebal atau kebas, kejang dan detak jantung tidak normal yang pada akhirnya dapat membawa kematian jika tidak ditangani dengan serius," tutur dr Tina Sukmasari, Medical Manager Bayer Healthcare Consumer Care beberapa waktu lalu.
Olahraga yang dianggap terbaik untuk mendapatkan manfaat ini antara lain lari, jalan kaki, senam dan dansa.
5. Mengurangi risiko terjatuh
|
Foto: thinkstock
|
Di sisi lain, berdansa juga mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung pada orang-orang berumur di atas 40 tahun hingga 49 persen. Tak peduli apapun jenis tariannya. Jadi, tunggu apa lagi?
Halaman 2 dari 6











































