Minggu, 06 Mar 2016 15:00 WIB

Peta Endemisitas Malaria di Lintasan Gerhana Matahari Total

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Beberapa lokasi pengamatan gerhana matahari total di Indonesia adalah endemis malaria. Kementerian Kesehatan RI menyampaikan 3 pesan untuk menghindari penyakit tersebut.

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh parasit Plasmodium. Infeksi ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles. Sejumlah daerah di Indonesia masih memiliki endemisitas tinggi untuk kasus malaria, dan sebagian di antaranya merupakan lintasan Gerhana Matahari Total 2016.

"Sebagian wilayah yang dilintasi gerhana matahari merupakan daerah endemis tinggi malaria, seperti Halmahera di Maluku Utara, Mukomuko dan Bengkulu Utara di Provinsi Bengkulu," pesan Dr HM Subuh, MPH, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, kepada detikHealth.

Beberapa anjuran dari dr Subuh terkait risiko penularan malaria adalah sebagai berikut:

Foto: dok. Kemenkes


1. Jaga daya tahan tubuh, terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, istirahat yang cukup.
2. Hindari gigitan nyamuk, dengan cara menghindari keluar rumah di malam hari. Jika harus keluar maka gunakan baju panjang dan memakai repellent, tidur menggunakan kelambu (nyamuk malaria umumnya menggigit pada malam hari).
3. Segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan jika selama ini di daerah endemis dan dalam 1 bulan kembali dari daerah endemis, mengalami gejala malaria seperti demam menggigil.

Sementara itu, peta endemisitas malaria berdasarkand data 2015 adalah sebagai berikut:

(up/vit)