Jumat, 11 Mar 2016 17:10 WIB

Hewan Peliharaan Bisa Diajak Jenguk Pasien di RS Ini

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: thinkstock
Ontario - Hewan peliharaan biasanya dilarang masuk ke rumah sakit karena dikhawatirkan membawa kuman penyakit ke area rumah sakit yang harusnya steril dan higienis. Namun sebuah rumah sakit di Kanada memperbolehkan anjing dan kucing masuk lho.

Inisiatif ini muncul dari seorang wanita bernama Donna Jenkins, yang terinspirasi kemenakannya sendiri, Zachary Noble. Zachary meninggal di tahun 2014 karena Limfoma Hodgkin. Saat masih dirawat, Zachary seringkali merasa kangen pada hewan peliharaannya. Untungnya, beberapa kali perawat memberinya izin untuk bertemu dengan salah satu dari mereka.

Selepas kepergian Zachary, Jenkins kemudian mendirikan organisasi bernama Zachary's Paws for Healing. Sejak tahun lalu, organisasi ini berupaya mengadvokasi sejumlah rumah sakit di Kanada agar memperkenankan pasiennya menerima kunjungan dari hewan-hewan peliharaan.

Rumah sakit pertama yang dijadikan percontohan adalah Juravinski Hospital, Ontario, Kanada. Kebetulan ini adalah rumah sakit di mana Zachary dirawat. Untuk menjalankan program ini, Jenkins juga didukung oleh sejumlah staf medis dan juga sukarelawan.

Baca juga: Pasar Hewan Jorok Bisa Bikin Indonesia Potensial Penyakit Menular

Tak disangka, program ini mendapat sambutan baik dari keluarga pasien yang lain. Dan sampai saat ini, Juravinski tercatat telah mengizinkan 25 hewan peliharaan masuk dan mengunjungi pemilik mereka yang tengah dirawat di unit perawatan intensif (ICU).

Sebelum diperbolehkan berkunjung, staf rumah sakit terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap kondisi kesehatan si hewan peliharaan. Setiap hewan yang akan masuk ke area rumah sakit juga dibersihkan, dibawa masuk dalam kandang khusus dan tertutup serta dipastikan tidak melakukan kontak dengan pasien lain, selain dengan pemiliknya sendiri.

Bahkan Jenkins dan timnya akan memastikan lingkungan di mana anjing itu akan masuk. Bila lingkungan itu dianggap dapat memicu stres pada si anjing, proses kunjungan akan dibatalkan sampai dapat dipastikan semuanya terkendali.

Untuk menentukan kebijakan-kebijakan ini, Jenkins mendapatkan arahan dari sejumlah pakar dari University of Iowa Medical Center, University of Maryland dan Paws Houston yang sudah berhasil melakukan fasilitasi bagi pasien di rumah sakit untuk bertemu dengan hewan kesayangannya.

"Mereka sudah menjalankan program ini selama bertahun-tahun dan sukses," kata Jenkins kepada Huffington Post dan dikutip Jumat (11/3/2016).

Di Amerika, sudah banyak rumah sakit yang memberikan fasilitasi seperti ini, namun di Kanada, program yang dicanangkan Jenkins di Juravinski Hospital merupakan yang pertama kali ada. Saat ini, Jenkins juga tengah mengembangkan kits atau panduan agar sistem fasilitasi ini agar dapat diadopsi oleh rumah sakit lain di Kanada.

Baca jugaAndalkan Tokoh Monyet, Ibu Ini Bantu Anak-anak Berani Pergi ke RS

Sejumlah riset mengungkap, memiliki hewan peliharaan memberikan dampak positif yang luar biasa bagi kebahagiaan dan kesehatan pemiliknya. Utamanya bagi pemilik anjing dan kucing, karena keduanya terbukti dapat menurunkan kadar stres, perasaan tertekan dan juga menstabilkan kesehatan jantung manusia. (lll/vit)