Dokter Ini Kehilangan Izin Gara-gara Terapi Pijat Anus untuk Sakit Kepala

Dokter Ini Kehilangan Izin Gara-gara Terapi Pijat Anus untuk Sakit Kepala

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 14 Mar 2016 08:30 WIB
Dokter Ini Kehilangan Izin Gara-gara Terapi Pijat Anus untuk Sakit Kepala
Foto: thinkstock
Jakarta - Seorang dokter di Swedia kehilangan izin praktik karena memberikan terapi yang tidak lazim. Ia mengobati sakit kepala dengan cara memberikan pijatan pada otot anus.

Dokter yang tidak disebutkan namanya ini berpraktik di Swedia, Norwegia, dan Denmark. Dalam 20 tahun terakhir, sebenarnya ia sudah beberapa kali menjadi perbincangan karena teknik pengobatannya yang dianggap aneh.

Tahun 2003, dokter berjuluk 'Dr Anal' ini mendapat peringatan dari salah satu badan kedokteran Swedia setelah memberikan teknik pengobatan kepada seorang wanita. Pasien mengalami sakit kepala dan sakit punggung, dan si dokter memberikan pijatan pada anus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Praktik yang dijalankan oleh Dr Anal disebut aneh dan meragukan karena tidak ada satupun otot penyebab nyeri punggung yang bisa dijangkau melalui anus. Walau begitu, sang dokter mengklaim sudah mengobati 1.000 pasien.

"Karena efektif dan didukung oleh riset di jurnal kedokteran," sebut sang dokter, dikutip dari Dailymail, Senin (14/3/2106).

Baca juga: Ilmuwan Klaim Tak Sengaja Temukan Obat yang Bisa Lenyapkan Kanker Payudara

Pembelaan sang dokter dikabulkan oleh pengadilan Stockholm pada 2008. Badan kedokteran yang telah menjatuhkan peringatan, dinilai gagal memberikan bukti bahwa praktik Dr Anal tidak sesuai metode ilmiah. Sang dokter pun kembali menjalankan praktik pengobatan kontroversial tersebut.

Namun Dr Anal kehilangan izin praktik di Denmark pada Juli silam setelah membuat paru-paru pasien tertusuk saat ia sedang menyuntikkan anestesi. Swedia kembali mempermasalahkan izin sang dokter, dan mempertimbangkan untuk mencabut izinnya.

Baca juga: Unik, Dokter Ini Teliti Manfaat Poco-poco untuk Cegah Demensia


(up/vit)

Berita Terkait