Setelah Diludahkan, Dahak Bisa Jadi Indikator Kesehatan

Setelah Diludahkan, Dahak Bisa Jadi Indikator Kesehatan

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Rabu, 16 Mar 2016 09:05 WIB
Setelah Diludahkan, Dahak Bisa Jadi Indikator Kesehatan
Foto: thinkstock
Jakarta - Seperti halnya upil alias kotoran hidung, rasanya tak nyaman bila dahak tak segera dikeluarkan. Tetapi cara mengeluarkan keduanya juga sama-sama dianggap menjijikkan. Lantas harus bagaimana?

Meski dianggap menjijikkan, namun dahak punya fungsi penting dalam tubuh. Brett Comer, MD, dari divisi rhinologi, bedah sinus dan alergi dari University of Kentucky College of Medicine menjelaskan dahak dirancang khusus untuk dapat menangkap dan membersihkan tenggorokan dan hidung dari bakteri dan berbagai mikroorganisme yang tak diinginkan.

"Tanpa ini, kuman dan iritan lainnya di udara bisa masuk dengan mudah ke paru-paru. Begitu juga saat Anda alergi, produksi dahak ditambah untuk membersihkan pemicunya," jelasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Jika Batuk Berdahak Lebih dari 2 Pekan, Segera Periksakan ke Dokter

Comer melanjutkan, dahak sebenarnya tak selalu harus dibuang. Ada kalanya perlu ditelan. Alaminya memang seperti ini, dahak ditelan masuk ke tenggorokan, kemudian akan hilang dengan sendirinya saat berhadapan dengan asam perut dan organ cerna lainnya.

Cara kedua adalah dengan meludahkannya. Tutup mulut Anda dan hirup udara melalui hidung. Tujuannya agar dahak berlebih yang ada dapat ditarik masuk ke tenggorokan. Kemudian tekuk lidah Anda agar berbentuk huruf U sembari memaksa udara dan dahak yang terkumpul tadi maju, setelahnya ludahkan.

"Pastikan saja Anda tidak melakukannya sambil makan. Bisa-bisa makanan Anda tersedot masuk ke tenggorokan," pesan Comer seperti dikutip dari Men's Health, Rabu (16/3/2016).

Baca juga: Uhuk.. uhuk.. Batuk Tapi Tak Ada Dahaknya

Setelah dahak keluar, jangan langsung dibilas air. Perhatikan warnanya untuk memastikan kondisi kesehatan Anda. Jika dahaknya berwarna kuning atau hijau, Anda kemungkinan terserang infeksi dari virus. Kemudian jika dahaknya kental selama beberapa hari, kemungkinan infeksi dari virus tadi telah meningkat menjadi infeksi akibat bakteri.

Lain halnya bila dahaknya bening. Ini dapat diartikan yang bersangkutan sedang terserang alergi. Begitu juga saat dahaknya berwarna kemerahan, ini biasanya disebabkan oleh udara yang kering.

Tapi perlu diperhatikan bahwa tiap kali dahak disertai darah muncul, ini bisa jadi pertanda gejala serius. Kondisi tersebut banyak ditemukan pada perokok atau peminum berat. (lll/vit)

Berita Terkait