Rabu, 23 Mar 2016 15:02 WIB

Aura 'Mistis' Saat Epilepsi Menyerang

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Aska Primardi, seorang praktisi psikologi, sering mendadak dilanda ketakutan. Cemas dan jantungnya berdebar-debar. Saat perasaan tersebut muncul, ia tahu serangan epilepsi akan segera datang.

"Biasanya kalau sudah seperti itu saya akan menghentikan aktivitas, dan mencari tempat yang aman," kata Aska, dalam temu media di Hotel le Meredien, Jakarta, Rabu (24/3/2016).

Pengidap epilepsi, khususnya yang mengalami serangan kejang fokal atau kejang parsial, lazim merasakan tanda-tanda saat penyakitnya akan mengalami kekambuhan. Tanda-tanda yang juga disebut 'aura' ini kadang-kadang dikaitkan dengan hal-hal mistis.

"Ketakutan, atau kadang ada yang tiba-tiba 'bisa melihat' (penampakan makhluk halus), lalu kejang. Itu terjadi karena ada gangguan pada otak samping saat akan mengalami serangan epilepsi," jelas dr Irawati Hawari, SpS, ketua Yayasan Epilepsi Indonesia (YEI).

Baca juga: Kelangkaan Obat Epilepsi Berdampak Serius, Sudah 4 Kasus dalam Setahun 

Bentuk-bentuk aura yang dialami pasien epilepsi tidak selalu sama. Secara umum, dikategorikan menjadi 3 yakni psikis, motorik, dan somatis. Aura psikis contohnya perasaan cemas dan takut, motorik contohnya gerakan terganggu, dan somatis yang paling umum ditemukan adalah rasa eneg di ulu hati.

Apakah semua pasien epilepsi merasakan aura semacam itu sebelum mengalami serangan? Menurut dr Irawati, hanya pasien epilepsi dengan kejang parsial atau kejang fokal yang akan merasakan aura. Artinya, saat serangan kejang muncul pun pasien masih dalam kondisi sadar.

"Pada kejang umum, tidak ada aura," jelas dr Irawati. (up/vit)