Saran Dokter Agar Tak Terkecoh Layanan Cek Darah Keliling

Tes Darah Keliling

Saran Dokter Agar Tak Terkecoh Layanan Cek Darah Keliling

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Jumat, 01 Apr 2016 13:02 WIB
Saran Dokter Agar Tak Terkecoh Layanan Cek Darah Keliling
Foto: thinkstock
Jakarta - Diklaim bisa melihat kondisi kesehatan seseorang, dokter mewanti-wanti masyarakat untuk tidak terkecoh dengan pemeriksaan Live Blood Analysis (LBA) di rumah-rumah, yang kini banyak ditawarkan.

Seperti disampaikan oleh dr Em Yunir, SpPD-KEMD dari Divisi Metabolik Endokrin Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI)-RS Cipto Mangunkusumo, bahwa pemeriksaan darah dan interpretasinya hanya boleh dilakukan oleh tenaga kesehatan.

"Iya yang seperti itu harusnya dilakukan oleh tenaga kesehatan, atau setidaknya punya latar belakang laboratorium klinis," tutur dr Yunir saat dihubungi detikHealth pada Jumat (1/4/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Dinkes DKI Tidak Keluarkan Izin Layanan Cek Darah ke Rumah-rumah

dr Yunir berpesan agar masyarakat tidak terkecoh dengan alat maupun keterangan yang bersifat 'seperti medis' tersebut. Menurutnya segala sesuatu yang berbau medis, apalagi berhubungan dengan penyakit, tetap sebaiknya dilakukan oleh tenaga medis seperti dokter.

"Jangan percaya dan jangan diikuti apa yang dikatakan oleh orang non tenaga kesehatan ini. Kalau mau lebih pasti mendingan ke dokter langsung," pesannya.

Budi, seorang warga Kebayoran Lama Jakarta Selatan, mengaku was-was saat didatangi 2 orang baru-baru ini. Mereka bukan tenaga kesehatan, tapi mendatangi rumah warga dan melakukan pemeriksaan Live Blood Analysis (LBA) dengan biaya Rp 50 ribu tiap pasien. "Waktu saya tanyakan, ternyata memang bukan dokter. Mereka cuma dapat training LBA," kata Budi saat dihubungi detikHealth baru-baru ini.

Baca juga: Banyak Tawaran Cek Darah ke Rumah-rumah, Kemenkes Sarankan Hati-hati (ajg/up)

Berita Terkait