4 Cara Mengatasi Nyeri Leher Akibat Kecanduan Internet

4 Cara Mengatasi Nyeri Leher Akibat Kecanduan Internet

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 04 Apr 2016 08:34 WIB
4 Cara Mengatasi Nyeri Leher Akibat Kecanduan Internet
Foto: thinkstock
Jakarta - Ada beragam istilah untuk mendeskripsikan gangguan nyeri leher akibat kecanduan internet. Mulai dari text neck, tech neck, iPad neck, dan banyak lagi yang lain.

Pada prinsipnya, kecanduan internet memaksa leher untuk lebih banyak menunduk selama memelototi gadget. Posisi ini memberikan beban ekstra tulang belakang, sebab saat menunduk otot leher menahan bobot kepala 3-5 kali lebih besar dibandingkan saat kepala dalam posisi tegak.

Akibatnya adalah nyeri leher. Bahkan lebih buruk dari itu, dalam jangka panjang kebiasaan menunduk bisa mengubah struktur tulang belakang secara keseluruhan. Pada kasus ekstem, bagian tertentu pada tulang belakang bisa bergeser hingga 4 cm.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Foto-foto Ini Buktikan 'Jahatnya' Kecanduan Ponsel Bagi Tulang Belakang

Lalu bagaimana mengatasinya? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan.

1. Kurangi ketergantungan internet

Foto: Thinkstock
Penelitian menunjukkan bahwa pengguna ponsel menghabiskan waktu minimal 4 jam dalam sehari untuk memelototi ponsel. Artinya, total dalam setahun kepala menunduk hingga 1.400 jam.

Agar tidak harus mengalami nyeri leher, langkah paling praktis adalah dengan mengurangi ketergantungan ponsel. Mengurangi frekuensi update status di media sosial misalnya, tidak terlalu sulit dilakukan namun akan sangat membantu.

2. Tata ulang meja kerja

Foto: thinkstock
Bukan cuma ponsel, perangkat komputer di meja kerja juga bisa memicu nyeri leher selama ketergantungan pada internet tidak teratasi. Tuntutan pekerjaan kadang juga menjadi hambatan untuk benar-benar lepas dari ketergantungan tersebut.

Jika kebutuhan untuk selalu berada di depan kompiter memang sulit untuk dihindari, maka lakukan cara lain. Tata ulang meja kerja, tempatkan layar monitor pada posisi senyaman mungkin agar leher tidak terlalu pegal. Jika menggunakan laptop, tidak ada salahnya menggunakan penyangga.

3. Perbaiki postur

Foto: Thinkstock
Posisi layar di meja kerja sudah baik, tapi duduknya membungkuk atau terlalu menyandar. Kesalahan ini bila tidak dikoreksi tetap bisa menyebabkan nyeri leher. Postur ideal saat duduk juga harus diperhatikan, yakni punggung tegak namun tetap rileks.

4. Olahraga

Foto: Thinkstock
Sudah lelah memelototi gadget, masih harus olahraga apa tidak tambah pegal? Ada beberapa alasan untuk tetap menyempatkan diri berolahraga. Pertama, olahraga melatih otot agar lebih mampu menjaga postur. Kedua, beberapa jenis olahraga seperti yoga bisa memperbaiki postur yang rusak oleh kebiasaan buruk akibat memelototi gadget.
Halaman 2 dari 5
Penelitian menunjukkan bahwa pengguna ponsel menghabiskan waktu minimal 4 jam dalam sehari untuk memelototi ponsel. Artinya, total dalam setahun kepala menunduk hingga 1.400 jam.

Agar tidak harus mengalami nyeri leher, langkah paling praktis adalah dengan mengurangi ketergantungan ponsel. Mengurangi frekuensi update status di media sosial misalnya, tidak terlalu sulit dilakukan namun akan sangat membantu.

Bukan cuma ponsel, perangkat komputer di meja kerja juga bisa memicu nyeri leher selama ketergantungan pada internet tidak teratasi. Tuntutan pekerjaan kadang juga menjadi hambatan untuk benar-benar lepas dari ketergantungan tersebut.

Jika kebutuhan untuk selalu berada di depan kompiter memang sulit untuk dihindari, maka lakukan cara lain. Tata ulang meja kerja, tempatkan layar monitor pada posisi senyaman mungkin agar leher tidak terlalu pegal. Jika menggunakan laptop, tidak ada salahnya menggunakan penyangga.

Posisi layar di meja kerja sudah baik, tapi duduknya membungkuk atau terlalu menyandar. Kesalahan ini bila tidak dikoreksi tetap bisa menyebabkan nyeri leher. Postur ideal saat duduk juga harus diperhatikan, yakni punggung tegak namun tetap rileks.

Sudah lelah memelototi gadget, masih harus olahraga apa tidak tambah pegal? Ada beberapa alasan untuk tetap menyempatkan diri berolahraga. Pertama, olahraga melatih otot agar lebih mampu menjaga postur. Kedua, beberapa jenis olahraga seperti yoga bisa memperbaiki postur yang rusak oleh kebiasaan buruk akibat memelototi gadget.

(up/up)

Berita Terkait