"Radang tenggorokan terjadi dekat pada kepala yang memiliki tugas mengontrol panas tubuh, sehingga radang bisa memicu demam pada sesorang. Tapi, radang tenggorakan termasuk penyakit yang mudah datang dan sembuh," kata dr Fajar Pradhana Putra dari RSUD Hanafiah Batusangkar, Sumatra Barat, kepada detikHealth baru-baru ini.
Selain itu radang tenggorokan terjadi karena infeksi bakteri atau virus. Infeksi itulah yang memicu munculnya demam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menyamankan tenggorokan, orang yang mengalami radang tenggorokan sering disarankan minum air hangat dengan jumlah cukup. Disarankan juga untuk mengurangi asupan yang justru berpotensi mengiritasi tenggorokan.
Baca juga: Kisah Chelsea yang Meninggal 19 Hari Setelah Radang Amandel
Dihubungi terpisah, dr RHM Nawawi Akip menjelaskan pada saat demam, metabolisme tubuh akan meningkat dan membuat kalori di dalam tubuh akan keluar. Itulah yang menyebabkan tubuh menjadi cepat lemas dan lesu saat demam.
Kendati radang tenggorokan bisa sembuh sendiri, namun pada beberapa kasus tidak membaik meski sudah lebih dari dua pekan. Jika sudah begini, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter. Apalagi jika radang tenggorokan disertai demam lebih dari 38 derajat Celcius yang dirasakan berhari-hari dan tidak reda meski sudah mengonsumsi obat.
"Demam itu seperti warning atau peringatan terdapat bahaya di tubuh kita. Jadi, disarankan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter," kata dokter lulusan Universitas Sriwijaya ini yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan.
Baca juga: Tempelkan Kapas Beralkohol ke Udel Bisa Redakan Flu? Ini Kata Dokter
(vit/vit)











































