Diet Penurunan Berat Badan Usai Melahirkan Gagal Terus, Apa yang Salah?

Diet Penurunan Berat Badan Usai Melahirkan Gagal Terus, Apa yang Salah?

Nurvita Indarini - detikHealth
Senin, 25 Apr 2016 10:19 WIB
Diet Penurunan Berat Badan Usai Melahirkan Gagal Terus, Apa yang Salah?
Foto: dok. detik
Jakarta - Setelah hamil dan melahirkan, beberapa perempuan memang masih berbadan besar. Untuk kembali ramping benar-benar merupakan tantangan yang tidak mudah.

Ibu yang baru saja melahirkan bolehkah menghindari asupan tertentu seperti karbohidrat, karena banyak yang menyangka karbohidrat menyumbang kenaikan berat badan. Lalu, ketika pola makan diatur ketat, apakah nantinya berpengaruh pada produksi air susu ibu (ASI)?

Terkadang, ketika sedang menyusui, orang-orang sekitar justru 'memaksa' ibu-ibu untuk makan lebih banyak. Alasannya kalau makannya sedikit, maka ASI juga akan sedikit produksinya. Alhasil, semua dimakan dan mimpi segera mendapat tubuh ramping terpaksa dikubur sementara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Benarkah ibu yang sedang menyusui tidak boleh melakukan diet penurunan berat badan? Atau Anda selama ini sudah melakukan berbagai cara untuk ramping tetapi selalu gagal?

Jika Anda punya permasalahan seputar diet, yuk langsung merapat ke live chat yang digelar detikHealth dan detikForum. Catat! Live chat digelar pada Selasa, 26 April 2016 pukul 13.00 WIB. Besok siang ya! Pertanyaan Anda akan dijawab langsung oleh nutrisionis Leona Victoria Djajadi.

Nah, Anda bisa mulai posting pertanyaan dari sekarang di sini. Jangan sampai ketinggalan ya. (vit/ajg)

Berita Terkait