Kasus Injeksi Bupivacain Berlanjut, Tercatat 10 Orang Meninggal dalam 3 Pekan

Kasus Injeksi Bupivacain Berlanjut, Tercatat 10 Orang Meninggal dalam 3 Pekan

AN Uyung Pramudiarja, Firdaus Anwar - detikHealth
Kamis, 28 Apr 2016 18:03 WIB
Kasus Injeksi Bupivacain Berlanjut, Tercatat 10 Orang Meninggal dalam 3 Pekan
Foto: thinkstock
Jakarta - Meninggalnya 3 pasien di Lampung yang diduga terkait injeksi bupivacain terus berlanjut. Dalam 3 pekan berikutnya, tercatat 12 kasus serupa dengan 10 korban meninggal.

Hal itu diungkap oleh tim penanganan Kejadian Sentinel Serius (KSS) yang diketuai Prof dr Herqutanto, SpF(K). Kasus-kasus tersebut dilaporkan terjadi di 9 rumah sakit di 7 kota.

"Tersebar di 7 kota yakni Lampung, Denpasar, Mataram, Padang, Aceh, Surabaya, Bengkulu," kata Prof Herqutanto dalam rapat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (28/4/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Foto: uyung/detikHealth


Dari 12 kasus tersebut, 10 di antaranya mengakibatkan pasien meninggal dunia. Dua produk injeksi anestesi yang digunakan dalam 10 kasus tersebut adalah produksi Bernofarm pada 7 kasus, serta produksi Dexa Medica pada 5 kasus.

"Patut diduga terkait dengan zat yang terkandung dalam produk tertentu bupivacain," sebut Prof Herqutanto dalam kesimpulan yang dipaparkannya di depan para anggota Komisi IX DPR RI.

Prof Herqutanto (Foto: Uyung/detikHealth)


Baca juga: BPOM: 6 Sampel Obat Anestesi Bupivacain di Lampung Memenuhi Syarat

Sebagai langkah preventif, Kementerian Kesehatan melalui surat edaran nomor HK.03.03/III/0843/2016 telah melarang penggunaan dua produk injeksi bupivacain yang diduga bermasalah. Imbauan tersebut berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan pemeriksaan pada sejumlah produk bupivacain dari 9 produsen. Hasilnya, seluruh produk yang diperiksa memiliki kandungan sesuai dengan label di kemasannya.

Baca juga: Selain Hentikan Injeksi Bupivacain, Kemenkes Juga Bentuk Tim Investigasi

(up/vit)

Berita Terkait