Nah, gangguan kelenjr tiroid antara lain hipotiroid dan hipertiroid. Kedua kondisi tersebut memiliki ciri yang berbeda satu sama lain. Apa saja bedanya?
"Pada hipertiroid akan muncul beberapa gejala seperti peningkatan metabolisme tubuh, berat badan yang menurun, terlalu berkeringat, gemetar, sulit tidur, mudah gelisah, hingga cenderung tersinggung. Pada hipotiroid, beberapa pasien mengalami peningkatkan berat badan, wajah pucat, mudah lelah, berbicara lambat atau aktivitas terbatas namun untuk memastikan lebih lanjut diperlukan screening hormon tiroid," kata Dr dr Dyah Purnamasari, SpPD-KEMD dari RSCM Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Gangguan Tiroid Juga Bisa Sebabkan Penyakit Jantung
Untuk perkembangannya, hipertiroid cenderung lebih cepat karena dari kondisi awal hingga mengalaminya dapat terjadi dalam beberapa minggu saja. Sedangkan untuk hipotiroid, perkembangannya membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun lamanya.
"Maka dari itu, apabila dokter menemukan perubahan pada hormon tiroid yang mengarah pada hipotiroid diharapakan untuk memantau terus. Hal ini untuk mengantisipasi apakah pasien akan mengalami hipotiroid atau tidak," lanjut dr Dyah saat ditemui dalam seminar bertemakan 'Good Doctor For the Great Family – Seminar on Managing Thyroid Disorders' di Hotel Grand Mercure, Jl Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Minggu (1/5/2016).
Selain itu, untuk pengobatan juga berbeda antara hipertiroid dan hipotiroid. Pada hipertiroid, dokter akan menekan produksi kelenjar tiroid dengan obat. Sedangkan, pada hipotiroid akan disuplementasi dengan hormon tiroid.
"Namun, kedua pengobatan tersebut harus dilakukan dengan sabar. Untuk hipertiroid saja bisa memakan waktu 1,5 - 2 tahun lamanya. Sedangkan untuk hipotiroid terutama bila sudah mengalami kondisi hashimoto bisa seumur hidup," kata dr Dyah.
Baca juga: Perempuan Lebih Berisiko Alami Gangguan Tiroid, Begini Penjelasannya
Penyakit Hashimoto merupakan salah kelainan autoimun yang memengaruhi kelenjar tiroid dan kondisi ini paling umum dari hipotiroid. Penyakit ini juga dikenal sebagai tiroiditis hashimoto.
Sedangkan, penyakit tiroid merupakan berbagai gangguan atau masalah yang terjadi pada kelenjer tiroid. Kelenjar ini terletak di bawah jakun yang memiliki tugas untuk mengatur berbagai sistem metabolisme dalam tubuh.
Kinerja kelenjar tiroid sendiri dikendalikan oleh otak. Ketika mengalami kekurangan atau kelebihan hormon tiroid, otak akan merangsang kelenjar tiroid untuk menyesuaikan kinerjanya agar kadar hormon tersebut kembali seimbang. (vit/vit)











































