Tips Mengelola Emosi Agar Tak Gampang Gelap Mata dan Berbuat Nekat

Tips Mengelola Emosi Agar Tak Gampang Gelap Mata dan Berbuat Nekat

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Rabu, 04 Mei 2016 18:32 WIB
Tips Mengelola Emosi Agar Tak Gampang Gelap Mata dan Berbuat Nekat
Foto: thinkstock
Jakarta - Gelap mata bisa membuat seseorang berbuat nekat. Seperti halnya yang dilakukan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) yang nekat membunuh sang dosen lantaran kesal. Untuk mencegah perilaku nekat seperti itu, sebenarnya ada upaya yang bisa dilakukan.

"Mungkin saja si orang ini sudah lama memendam kekesalannya ya. Tapi kita juga mesti lihat bagaimana pergaulan dia dengan temannya, apakah dia punya teman atau bagaimana. Sehingga, kita tidak bisa men-judge begitu saja," kata psikolog anak dan keluarga Anna Surti Ariani, MPsi saat berbincang dengan detikHealth.

Ketika seseorang memiliki teman atau orang yang bisa dijadikan tempat berbagi, kemarahan atau kekesalan yang dialami bisa diceritakan sehingga akan mereda. Wanita yang akrab disapa Nina ini menambahkan, peer group juga bisa dimanfaatkan di mana sesama teman bisa mengecek teman mereka yang lain. Lalu, jika ada teman yang sedang marah besar, bisa dicegah agar ia tidak melakukan tindakan berbahaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibu dua anak ini tak menampik memang kekesalan bisa saja dialami seorang mahasiswa terhadap teman, dosen, atau pihak lain di kampus. Nah, untuk mencegah supaya tak gelap mata, Nina memberi saran pentingnya mengelola emosi, salah satunya dengan mengenali emosi diri sendiri.

Baca juga: 52% Remaja Pilih Curhat dengan Teman Soal Kesehatan Reproduksi

"Banyak orang yang kurang memahami bagaimana kondisi mereka saat sedang marah. Tapi, ketika dia sudah tahu sedang marah besar bisa dilakukan cara untuk mengendalikan supaya marahnya ini nggak bertambah," kata Nina.

Penting juga untuk mempererat pertemanan. Sebab, dengan menjalin pertemanan, seseorang bisa membagikan perasaan kesalnya atau bercerita dengan rekan yang lain. Dengan begitu, kekesalan yang dialami bisa mereda. Kemudian, ketika ingin melakukan sesuatu yang berbahaya, maka bisa ada pencegahan yang dilakukan oleh si teman.

Cara lainnya, lanjut Nina, yakni dengan melampiaskan emosi melalui cara yang tepat. Misalnya saja dengan olahraga yang cenderung 'keras' seperti tinju, body combat, atau lari. Sebab, dalam keadaan emosi meluap-luap olahraga dengan kekuatan tinggi bisa membantu meredakan emosi.

"Kalau lagi kesal, marah dengan seseorang, baiknya ceritakan ke orang yang kita nyaman untuk cerita. Jangan dipendam sendiri, mengurung diri di kamar. Takutnya kalau dia diam saja, ngurung diri di kamar nanti ledakan emosinya justru ke diri sendiri misalnya self hurt (melukai diri sendiri) kan berbahaya," tutur Nina.

Baca juga: 9 Gejala Stres yang Dirasakan Oleh Tubuh (rdn/vit)

Berita Terkait