Gigi Sensitif Bikin Ananda Omesh Sensi karena Menahan Ngilu

Gigi Sensitif Bikin Ananda Omesh Sensi karena Menahan Ngilu

Martha HD - detikHealth
Minggu, 08 Mei 2016 11:06 WIB
Gigi Sensitif Bikin Ananda Omesh Sensi karena Menahan Ngilu
Foto: Gus Mun/detikHOT
Jakarta - Perasaan sensitif bisa disebabkan oleh banyak hal. Tapi untuk presenter Ananda Rusdiana atau akrab disapa Anada Omesh, perasaannya yang lebih sensitif bisa muncul karena gigi sensitif.

"Sensitifnya bukan nangis yah, tapi lebih ke ngambek dan marah. Apalagi kalau jeda shooting sering pesen makanan, terus makanan dateng pas masih panas dan langsung dimakan itu ngilu banget," cerita Omesh di sela-sela acara 'Sensodyne Sensociety Winter Meets Summer Festival' di Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (7/5/2016).

Tak hanya itu, kadang kala dalam keadaan gigi yang masih ngilu, Omesh pun harus kembali shooting. Kalau sudah begitu, mau tak mau pun Omesh sebisa mungkin menahan ngilu di giginya dan berusaha tetap tersenyum di depan kamera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca jugaCerita Carissa Putri, Mood Gampang Berubah Gara-gara Gigi Sensitif

"Tetap harus bercanda, tapi penonton nggak tahu apa yang kita rasain kalau giginya ngilu. Itu sering banget saya alami," sambung Omesh.

Selain itu, Omesh mengisahkan gigi ngilu juga sering mengganggunya saat sedang asyik melakukan hobinya mengendarai motor. Kondisi itu dialami saat gigi ayah satu anak ini tidak sengaja terpapar oleh angin.

"Kadang-kadang kalau pake helm yang half face itu kan suka nggak sadar nyengir, terus angin masuk itu kena gigi bikin ngilu banget. Bawannya pengen gas motor aja," tutur Omesh.

Baca jugaJangan Salah, Gigi Sensitif Juga Bisa Ganggu Kehidupan Sosial Seseorang

Maka dari itu, bagi pemilik gigi sensitif lainnya, Omesh menyarankan ketika serangan ngilu datang saat mengendarai motor, sebaiknya berhenti sejenak saat berkendara. Sebab, apabila diteruskan akan mengganggu konsentrasi pengemudi motor.

"Kalau bawa motor harus berkonsentrasi penuh, ketika sakit lebih baik berhenti dulu. Tetapi kalau berhenti harus mengejar teman-teman yang lain, nah itu bahayanya," tutup Omesh. (rdn/vit)

Berita Terkait