"Sensitifnya bukan nangis yah, tapi lebih ke ngambek dan marah. Apalagi kalau jeda shooting sering pesen makanan, terus makanan dateng pas masih panas dan langsung dimakan itu ngilu banget," cerita Omesh di sela-sela acara 'Sensodyne Sensociety Winter Meets Summer Festival' di Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (7/5/2016).
Tak hanya itu, kadang kala dalam keadaan gigi yang masih ngilu, Omesh pun harus kembali shooting. Kalau sudah begitu, mau tak mau pun Omesh sebisa mungkin menahan ngilu di giginya dan berusaha tetap tersenyum di depan kamera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetap harus bercanda, tapi penonton nggak tahu apa yang kita rasain kalau giginya ngilu. Itu sering banget saya alami," sambung Omesh.
Selain itu, Omesh mengisahkan gigi ngilu juga sering mengganggunya saat sedang asyik melakukan hobinya mengendarai motor. Kondisi itu dialami saat gigi ayah satu anak ini tidak sengaja terpapar oleh angin.
"Kadang-kadang kalau pake helm yang half face itu kan suka nggak sadar nyengir, terus angin masuk itu kena gigi bikin ngilu banget. Bawannya pengen gas motor aja," tutur Omesh.
Baca juga: Jangan Salah, Gigi Sensitif Juga Bisa Ganggu Kehidupan Sosial Seseorang
Maka dari itu, bagi pemilik gigi sensitif lainnya, Omesh menyarankan ketika serangan ngilu datang saat mengendarai motor, sebaiknya berhenti sejenak saat berkendara. Sebab, apabila diteruskan akan mengganggu konsentrasi pengemudi motor.
"Kalau bawa motor harus berkonsentrasi penuh, ketika sakit lebih baik berhenti dulu. Tetapi kalau berhenti harus mengejar teman-teman yang lain, nah itu bahayanya," tutup Omesh. (rdn/vit)











































