Terkait mengapa seseorang jadi tak nafsu makan saat sakit, baru-baru ini peneliti berhasil menemukan alasannya. Studi yang dilakukan peneliti di The Scripps Research Institute (TSRI), California, AS menunjukkan bahwa sistem imun membajak otak untuk menghilangkan nafsu makan ketika tubuh terinfeksi penyakit.
"Dari, hasil penelitian ini, dibuat beberapa kemajuan baru tentang target obat untuk pasien. Mengobati hilangnya nafsu makan tidak hanya menyembuhkan penyakit yang menadasarinya, tetapi dapat membantu permasalahan pasien," ungkap salah satu peneliti, Bruno Conti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: Ini Dia yang Bikin Nafsu Makan Berkurang
Penelitian yang dipublikasikan di Journal of Neuroscience ini mengungkapkan bahwa interleukin 18 bisa jadi obat yang berguna untuk menambah nafsu makan. Selain itu, obat tersebut juga memungkinkan menambah berat badan pasien dengan kelainan metabolisme.
"IL 18 biasanya digunakan secara langsung pada sirkuit neuron di otak," kata Conti, dikutip dari Indian Express.
Sementara itu, diketahui, nafsu makan merupakan sistem regulasi yang kompleks yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi dan gizi tubuh. Tapi, patut diingat hilangnya nafsu makan tak selalu disebabkan karena sakit. Nafsu makan yang hilang juga bisa terjadi akibat efek samping beberapa obat, termasuk gangguan makan karena ingin menaikkan atau menurunkan berat badan.
Baca Juga: Penyebab Hilangnya Nafsu Makan
(vit/vit)











































