Setahun 2.000 Kasus, Terjepit Ritsleting Paling Banyak Picu Trauma Mr P

Setahun 2.000 Kasus, Terjepit Ritsleting Paling Banyak Picu Trauma Mr P

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Selasa, 10 Mei 2016 12:06 WIB
Setahun 2.000 Kasus, Terjepit Ritsleting Paling Banyak Picu Trauma Mr P
Foto: Getty Images
Jakarta - Hampir semua laki-laki pernah mengalami di masa kecilnya, penis kesakitan akibat terjepit ritsleting. Sebuah penelitian membuktikan bahwa kasus semacam ini termasuk paling banyak memicu trauma pada Mr P.

Para ahli urologi sampai punya akronim untuk menyebut penis yang kesakitan karena terjepit ritsleting, yakni ZIRPI, singkatan dari zipper-related penile injury. Istilah ini pertama kali diperkenalkan di jurnal JAMA pada rahun 1936.

"Banyak ahli urologi menemukan paling sedikit satu kasus ZIRPI sepanjang karirnya," kata Lawrence Wyner, MD, seorang ahli urologi dari Marshall University di West Virginia, dikutip dari Medscape, Selasa (10/5/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anak-anak merupakan kelompok paling rentan mengalami ZIRPI. Umur 18 tahun dan belum disunat, atau disunat dengan tidak sempurna, termasuk faktor risiko mengalami ZIRPI.

Baca juga: Selain Terjepit Resleting, Cedera Ini Juga Banyak Dialami Mr P 

Pada anak-anak, tutup toilet merupakan penyebab paling banyak cedera Mr P. Namun persis di belakangnya, ZIRPI atau terjepit risleting diperkirakan terjadi sebanyak 2.000 kasus di Amerika Serikat tiap tahunnya.

Fakta ini dipaparkan Wyner dalam sebuah pertemuan ilmiah, American Urological Association 2016 Annual Meeting.

Baca juga: Tiap Tahun, Ribuan Pria Masuk UGD Karena Mr P Terjepit Resleting 

Diberitakan detikHealth sebelumnya, ada berbagai cara mengatasi Mr P yang terjepit ritsleting. Selain dengan memotong ritsleting, yang berisiko merusak celana, bisa juga dengan melumasi kulit yang terjepit dengan baby oil.

Baca juga: Saat Kemaluan Pria Kejepit Resleting  (up/vit)

Berita Terkait