"Makanan yang sangat berbau seperti bawang merah dan bawang putih, minuman seperti kopi, semua itu bisa menyebabkan bau mulut kosmetik. Dan tentu saja rokok, itu penyebab terbesar bau mulut serta napas yang tak sedap," tutur Coates.
Namun, ia menekankan penyebab terbesar bau mulut sebenarnya adalah bakteri di mulut yang disebabkan kurang bersih saat menyikat gigi. Coates mengungkapkan, makanan, sisa makanan, dan plak bisa terjebak di dalam, di sela-sela, atau di sekitar gigi. Akibatnya, bisa terbentuk gas penyebab bau mulut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Trik Agar Anak Tak Gampang Sakit Gigi Meski Doyan Makanan Manis
Faktor selain makanan yang bisa memicu bau mulut adalah dehidrasi. Kondisi dehidrasi menghambat produksi air liur. Padahal, dengan sifat antibakterinya, air liur berperan menumpas bakteri di mulut. Sehingga, tanpa air liur, bakteri bisa tumbuh subur di dalam mulut. dr Stanley mengingatkan tidak semua masalah bau mulut merupakan indikator kesehatan gigi dan mulut yang buruk.
"Jika Anda memiliki bau mulut cenderung manis, seperti buah, itu bisa jadi berkaitan dengan kadar gula darah yang tinggi. Jika napas Anda berbau amonia, ada indikasi masalah pada ginjal. Ketika Anda sudah cek ke dokter gigi dan tak menemukan masalah tapi Anda masih mengalami bau mulut, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter lain seperti dokter internis," kata dr Stanley memberi saran.
Untuk mencegah bau mulut, dr Stanley menyarankan kontrollah ke dokter gigi minimal enam bulan sekali. Buat catatan obat atau makanan yang sering dikonsumsi. Lalu, bersihkan lidah minimal dua menit sebelum tidur. Sebisa mungkin, sikat gigi dengan pasta gigi berfluoride.
"Menyikat gigi saja bisa membersihkan hampir 60 persen permukaan gigi. Kemudian, jika diperlukan kunyahlah permen karet tanpa gula karena bisa membantu menambah produksi air liur dan mencegah mulut kering. Seperti diketahui, mulut kering bisa memicu bau mulut," tutur dr Stanley.
Baca juga: Sikat Gigi Tertelan, Setahun Lamanya Bocah Ini Menahan Sakit Perut
(rdn/vit)











































