"Kalau suatu iritasi yang terus berulang-ulang terpapar atau kena bahan yang sama maka reaksinya akan makin parah. Awalnya dari kering, makin lama jadi pecah-pecah, makin keras dan akan bisa berdarah," tutur dr I Gusti Nyoman Darmaputra, SpKK dari D&I Skin Centre, Denpasar.
Untuk itu, penting dilakukan pencegahan untuk menghindari kulit kering. Dirangkum dari berbagai sumber, ini dia 6 langkah untuk cegah kulit kering dan pecah-pecah:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Krim pelembap berfungsi untuk perawatan dan pencegahan terjadinya iritasi. Biasanya krim digunakan setelah mandi dan dibalurkan ke tangan atau kaki.
2. Sarung tangan
Sarung tangan wajib digunakan ketika mencuci piring untuk menghindari iritasi karena alergi. Ada baiknya menggunakan sarung tangan kain terlebih dahulu baru menggunakan sarung tangan karet.
3. Persingkat mandi
Mandi dalam waktu lama dapat menurunkan kadar minyak alami di kulit. Akibatnya kulit jadi kering dan lebih mudah pecah. Hindari mandi lebih dari 10 menit dan gunakan air dengan suhu sedang.
4. Tabir surya
Tabir surya tak hanya menghalangi paparan sinar ultraviolet. Penggunaan tabir surya juga dapat mencegah kulit menjadi kering karena terlalu lama terkena matahari.
5. Cuci tangan seperlunya
Terlalu sering mencuci tangan tidak bagus untuk kesehatan kulit karena dapat membuat kulit kering. Cuci tangan di waktu seperlunya saja seperti sebelum dan sesudah makan dan sepulang dari luar.
6. Cukupi air minum
Kekurangan cairan juga dapat membuat kulit kering dan mudah pecah. Solusinya, cukupi kebutuhan air minum Anda.
(mrs/vit)











































