Sabtu, 28 Mei 2016 08:07 WIB

Pakar Sebut Operasi Ini Bisa Bantu Kontrol Gula Darah Pasien Diabetes Tipe 2

Hillariana ID - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Diabetes melitus tipe 2 bisa dikelola dengan pengaturan gaya hidup. Baru-baru ini, ahli bedah di Inggris mengatakan bahwa operasi usus atau lambung bisa jadi alternatif tindakan yang paling direkomendasikan untuk membantu mengontrol kadar gula darah bagi pasien diabetes tipe 2.

Meski kontroversial, UK guidelines telah mengeluarkan laporan tertulis tentang anjuran rekomendasi operasi untuk beberapa pasien diabetes tipe 2. Walaupun begitu, bimbingan tentang peraturan ini tetap perlu dilaksanakan karena saat ini masih banyak dokter yang tidak menawarkan prosedur operasi pada pasiennya.

"Bedah mewakili keberangkatan radikal dari pendekatan konvensional untuk mengatasi diabetes tipe 2. Anjuran ini secara efektif memperkenalkan perubahan besar untuk mengatasi diabetes di zaman modern, baik secara konseptual maupun praktis," ungkap Prof Franscesco Rubino, ahli bedah di King College, London, sekaligus salah satu penulis laporan ini.

Dalam pernyataan bersama yang didukung oleh 45 organisasi internasional dan diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care ini, para ahli mengeluarkan panggilan global untuk melakukan operasi lambung dan usus sebagai standar dari pengobatan diabetes tipe 2 pada kasus-kasus tertentu.

Baca Juga: Sugar Face, Ketika Konsumsi Gula Berlebih Memberi Efek 'Jahat' pada Wajah

Sementara itu, diketahui sekitar tiga juta orang di Inggris mengidap diabetes tipe 2 yang dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk gagal ginjal, kebutaan, dan penyakit jantung. Tim ilmuwan memprediksi sebenarnya sampai 100.000 pasien diabetes yang mengalami obesitas bisa mendapatkan keutungan dari operasi.

"Sampai saat ini baru sekitar 6.000 orang yang melakukan operasi bariatrik untuk mengelola diabetes tipe 2 yang diidap. Padahal menurut studi kami, operasi ini dapat mengurangi kebutuhan untuk konsumsi obat setiap hari atau suntik insulin," ungkap Prof Rubino, dikutip dari BBC.

Lebih lanjut, dikatakan Prof Rubino bahwa operasi ini dapat mengurangi konsumsi obat dan suntik insulin. Sebab, operasi ini tidak hanya digunakan untuk menurunkan berat badan tetapi juga mengubah hormon usus dan lapisan usus sehingga gula darah lebih terkontrol. Walaupun begitu, Simon O'Neill dari badan amal Diabetes UK mengatakan masih ada yang perlu dibenahi dalam pelaksanaan anjuran ini.

"Banyak orang yang dapat memperoleh manfaat dari pengobatan ini harus mempertaruhkan jiwanya karena mereka yang memenuhi kriteria untuk operasi bisa saja menunggu terlalu lama untuk mendapat layanan ini," tutur O'Neill.

Baca Juga: Ayah 1 Anak Ini Sebut Gula Darahnya Lebih Stabil Usai Jalani Bypass Lambung (rdn/up)