Selasa, 07 Jun 2016 10:37 WIB

Tidak Disarankan Minum Teh Saat Sahur, Begini Alasannya

Ajeng Anastasia Kinanti, Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Untuk mempersiapkan tubuh sebelum makan sahur, banyak orang memilih minum teh hangat. Tentu saja agar tubuh juga menjadi hangat pada tengah malam.

Kendati begitu, Dr dr Samuel Oetoro, SpGK dari MRCCC Siloam Hospital mengatakan minum teh manis saat sahur merupakan salah satu penyebab lemas saat menjalankan ibadah puasa.

"Teh memang bikin kuat, tapi hanya dalam waktu singkat," katanya ketika ditemui detikHealth baru-baru ini.

Sebab, dr Samuel menerangkan lonjakan tenaga akibat mengonsumsi gula hanya berlangsung setengah jam saja. Akan tetapi dalam waktu 1-2 jam kemudian, tubuh menjadi drop.

Baca juga: Untung Rugi Minum Teh Manis Saat Santap Sahur dan Berbuka

Meski begitu mengonsumsi teh juga merupakan bagian dari pemenuhan kebutuhan cairan selama berpuasa. Hanya saja tidak disarankan terlalu manis, atau lebih baik dikombinasikan dengan air putih.

Beberapa waktu lalu, praktisi gizi dari RS Cipto Mangunkusumo, Dr dr Saptawati Bardosono, MSc, SpGK, juga mengatakan, teh juga mengandung bahan kimia yang bersifat diuretik atau meluruhkan kencing. Persis seperti kopi, teh juga dapat memicu keluhan beser atau sering kencing sehingga dikhawatirkan akan menguras cadangan air dalam tubuh selama berpuasa. Namun efek ini sebenarnya tidak dirasakan setiap orang.

Baca juga: Efek Jika Sahur Hanya Minum Air Putih

Retno Pangastuti, DCN, MKes dari RSUP Dr Sardjito juga menyampaikan hal serupa, tidak disarankan minum minuman yang terlalu manis ketika makan sahur untuk memenuhi kebutuhan cairan. Kecuali jika efek yang dimaksud tidak terlihat, maka pilihan diserahkan kembali kepada yang bersangkutan.

"Sebenarnya tidak masalah kalau nggak ngefek," timpalnya.

(lll/vit)