Ancaman Kanker di Balik Kopi yang Kelewat Panas

Ancaman Kanker di Balik Kopi yang Kelewat Panas

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kamis, 16 Jun 2016 17:01 WIB
Ancaman Kanker di Balik Kopi yang Kelewat Panas
Foto: thinkstock
Jakarta - Sebuah panel berpengaruh di bawah organisasi kesehatan dunia (WHO) menyimpulkan bahwa kopi bisa mencegah beberapa jenis kanker. Namun kopi yang kelewat panas punya risiko yang 'mungkin' memicu kanker.

Kopi yang kelewat panas, sebagaimana juga minuman panas lainnya, dikategorikan 'probably carcinogenic' dan dikaitkan dengan kanker esofagus dalam sejumlah studi. Namun kemungkinan itu hanya ditemukan pada kopi yang kelewat panas, yakni lebih tinggi atau sama dengan 65 derajat Celcius.

"Minuman yang terlalu panas bisa mencederai sel-sel di esofagus dan memicu pembentukan sel kanker," kata Mariana Stern dari University of Southern California, dikutip dari USAtoday, Kamis (16/6/2016).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk kopi pada umumnya, untungnya tidak ada peringatan apapun. Justru, kopi dalam sajian yang wajar bisa memberikan sejumlah manfaat kesehatan. Menurut para ilmuwan, kopi bisa mengurangi risiko kanker hati sebesar 15 persen sebagaimana dimuat dalam jurnal Lancet Oncology.

Baca juga: Kurang Tidur Lebih dari 3 Hari Tak Bisa Ditolong Lagi dengan Kopi

Pada tahun 1991, International Agency for Research on Cancer pernah melabeli kopi sebagai 'possibly carcinogenic'. Pernyataan terbaru dari panel WHO ini sekaligus mencabut status tersebut, dengan catatan tidak dikonsumsi saat masih kelewat panas.

Menurut sebuah survey, 64 persen orang dewasa di Amerika Serikat adalah peminum kopi. Rata-rata mereka mengonsumsi kopi pada suhu 60 derajat Celcius atau lebih rendah.

Baca juga: Minum Kopi dan Merokok Sambil Tunggu Imsak? Hati-hati Mulut Bisa 'Bau Naga' (up/vit)

Berita Terkait