Ketika berada di kampung halaman, selain silaturahim dengan keluarga besar, biasanya salah satu hal yang dilakukan adalah berjalan-jalan ke tempat wisata. Nah, untuk menentukan tempat wisata mana saja yang akan dikunjungi bisa melibatkan anak dalam menyusun perencanaan.
"Bila perlu, bisa ada planning, sehingga ada perencanaan yang jelas," kata psikolog anak dan remaja dari RaQQi - Human Development & Learning Centre, Ratih Zulhaqqi, dalam perbincangan dengan detikHealth.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ini Hal-hal yang Bisa Dipelajari si Kecil dari Kegiatan Mudik
"Jangan lupa, beri keleluasaan anak untuk packing. Jadi anak diberi tahu apa saja yang perlu dibawa, lalu biarkan anak menyusun segala yang dibutuhkan di tasnya. Ini melatih kemandirian," lanjut Ratih.
Dengan memberi keleluasaan anak untuk packing, anak juga tidak akan menyalahkan orang tuanya saat lupa membawa sesuatu. Sehingga anak akan lebih bertanggung jawab dengan barang dan keperluannya sendiri.
Terkait dengan Lebaran konsep apa yang bisa ditanamkan pada anak? "Tentang bertemu dengan keluarga, makna keluarga, kebersamaan, bermaaf-maafan, beramah-tamah. Kalau ada jalan-jalannya saya kira nggak masalah, karena memang bertepatan dengan libur anak dan nggak sering-sering juga juga bisa kumpul bareng," terang Ratih.
Baca juga: Hendak Bepergian Bersama si Kecil? Ini Daftar Persiapannya
(vit/up)











































